Aryna Sabalenka Terjerembab di Lubang Gelap

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Aryna Sabalenka Terjerembab di Lubang Gelap Petenis asal Belarus Aryna Sabalenka.(ANTARA/Xinhua/Wang Kaiyan)

KEJUTAN besar mewarnai babak perempat final Prancis Terbuka 2026. Petenis nomor satu dunia, Aryna Sabalenka, secara mengejutkan tersingkir setelah kandas mempertahankan kelebihan atas petenis unggulan ke-25, Diana Shnaider, pada Rabu (10/6). Kekalahan ini memupus angan Sabalenka untuk meraih gelar perdana di Roland Garros.

Sabalenka sebenarnya memulai pertandingan dengan sangat meyakinkan di Stade Roland Garros. Ia sukses merebut set pertama dan sempat memimpin dengan dua break pada set kedua. Namun, momentum pertandingan berubah drastis ketika Shnaider bangkit dan memenangi sepuluh gim secara beruntun. Sabalenka akhirnya menyerah dengan skor akhir 3-6, 7-5, dan 6-0.

Lubang Gelap Sabalenka

Usai pertandingan, Sabalenka tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Ia mengakui adanya penurunan kondisi mental nan sangat signifikan di tengah laga nan membuatnya tidak bisa memberikan perlawanan pada set penentuan.

"Saya membikin kesalahan, lampau dia mengambil alih dan bermain sangat baik. Saya merasa secara mental tidak betul-betul bisa pulih setelah set kedua," ujar Sabalenka sebagaimana dikutip dari AFP.

Petenis asal Belarusia itu apalagi menggambarkan kondisinya dengan sangat emosional. "Saya rasa secara mental saya terjebak dalam lubang nan sangat dalam dan gelap, dan saya tidak bisa kembali ke jalur nan betul secara mental," imbuhnya.

Statistik Kunci Pertandingan:

Pemain Set 1 Set 2 Set 3
Aryna Sabalenka 6 5 0
Diana Shnaider 3 7 6

Kejutan Maja Chwalinska

Kemenangan ini membawa Diana Shnaider ke babak semifinal untuk menghadapi petenis kualifikasi asal Polandia, Maja Chwalinska. Chwalinska terus melanjutkan dongengnya di Paris setelah menundukkan unggulan ke-22, Anna Kalinskaya, dengan skor 7-6 (7/3) dan 6-3.

Peringkat 114 bumi itu menjadi petenis putri kualifikasi kedua di era ahli nan bisa menembus semifinal Roland Garros. "Setiap pertandingan di sini terasa luar biasa bagi saya, jadi saya sangat bersyukur," kata Chwalinska nan sekarang telah mengoleksi delapan kemenangan beruntun sejak babak kualifikasi.

Dominasi Italia di Sektor Putra

Sementara itu di sektor putra, Italia dipastikan mempunyai satu wakil di partai final. Flavio Cobolli melaju ke semifinal setelah mengalahkan Felix Auger-Aliassime (Kanada) dengan skor 4-6, 6-4, 6-4, 6-4.

Cobolli bakal berhadapan dengan rekan senegaranya, Matteo Arnaldi, pada laga semifinal nan dijadwalkan berjalan Jumat (12/6). Arnaldi melaju setelah Matteo Berrettini terpaksa mengundurkan diri akibat cedera pinggul saat pertandingan tetap berlangsung.

Pertemuan dua petenis Italia di semifinal ini menjadi sejarah baru bagi tenis Negeri Menara Pisa tersebut di turnamen tanah liat paling bergengsi di bumi ini. (Ndf/I-1)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia