Tangkapan Layar.(Instagram )
PENYANYI senior Ari Lasso membagikan pengalaman mendebarkan sekaligus rasa syukurnya setelah pesawat Garuda Indonesia nan ditumpanginya mengalami hambatan teknis saat mendarat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis.
Pesawat dengan nomor penerbangan GA 604 rute Jakarta–Makassar tersebut dilaporkan mengalami pecah ban pada salah satu roda utama. Melalui unggahan di akun IG pribadinya, Ari Lasso memberikan apresiasi tinggi kepada kru maskapai, terutama pilot dan kopilot, nan sukses mengendalikan situasi dengan tenang.
"Salut dan respek untuk Kapten dan CoPilot Garuda GA 604 Jkt-Mkasar pagi tadi nan dengan skill tinggi sukses melakukan pendaratan nan nyaris seperti tidak terjadi apa-apa dengan kondisi roda kanan tidak berfaedah maksimal," tulis Ari Lasso.
Selain skill awak kokpit, musisi tersebut juga memuji kesiapsiagaan tim darat di Bandara Sultan Hasanuddin nan langsung menyiagakan armada pendukung, termasuk mobil pemadam kebakaran, sesaat setelah pesawat menyentuh landasan. "Terlepas dari itu semua, saya dan tentu semua berterima kasih pada Tuhan lantaran memberikan kami semua keselamatan," tambahnya.
Kronologi Pendaratan Darurat
Pgs General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Lukman Mardian, mengonfirmasi bahwa pesawat jenis Boeing 737-800 tersebut membawa 156 penumpang. Pihak airport menerima info mengenai hambatan teknis dari Tower AirNav Indonesia sekitar pukul 07.00 WITA.
Sebagai bagian dari prosedur keselamatan, pesawat sempat melakukan go around alias fly pass sebelum akhirnya mendarat di Runway 03 pada pukul 09.13 WITA. Selama proses tersebut, pengelola airport telah menyiagakan personel Airport Rescue and Fire Fighting (ARFF), kendaraan F1, F2, Nurse Tender, serta berkoordinasi dengan SAR dan Base Rescue Lanud Sultan Hasanuddin.
Setelah pesawat berakhir dengan sempurna, sebanyak 156 penumpang dievakuasi menggunakan empat bus menuju terminal. Proses pemindahan dinyatakan selesai pada pukul 09.53 WITA dalam keadaan kondusif dan tertib.
Dampak Operasional Bandara
Akibat kejadian ini, Runway 03-21 Bandara Sultan Hasanuddin sempat ditutup sementara melalui Notam mulai pukul 09.30 hingga 10.30 WITA. Penutupan dilakukan untuk memberikan ruang bagi tim teknis memindahkan pesawat ke parking stand di apron serta melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi landasan pacu.
Landasan pacu kembali dibuka dan beraksi normal pada pukul 10.30 WITA setelah dinyatakan kondusif oleh tim teknis. Lukman menegaskan bahwa koordinasi antar-pihak menjadi prioritas utama dalam memastikan keselamatan penerbangan.
"Alhamdulillah, GA 604 dapat mendarat dengan baik, seluruh penumpang dan awak dalam kondisi aman," pungkas Lukman. (Ant/I-1)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·