Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul Van Gastel saat memberikan keterangan usai pertandingan. Bandarlampung, Jumat (17/4/2026).(ANTARA/Dian Hadiyatna)
PELATIH PSIM Yogyakarta, Jean Paul Van Gastel, menegaskan ambisinya untuk membawa Laskar Mataram menyudahi kejuaraan Super League musim 2025/2026 di posisi 10 besar. Syarat absolut untuk mewujudkan sasaran tersebut adalah dengan mencuri poin penuh saat bertandang ke markas Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, pada Jumat (22/5).
"Saya menginginkan tim ini (PSIM) mengakhiri kejuaraan di 10 besar liga dan tentunya itu semua bisa tercapai andaikan mengalahkan Arema besok," ujar Jean Paul Van Gastel dalam sesi konvensi pers jelang pertandingan.
Duel Penentuan di Papan Tengah
Laga ini diprediksi bakal berjalan sengit mengingat kedua tim mempunyai perolehan poin nan identik. Hingga pekan ke-33, baik PSIM Yogyakarta maupun Arema FC sama-sama mengoleksi 45 poin. Namun, Singo Edan saat ini berada satu tingkat di atas PSIM lantaran unggul dalam produktivitas gol.
Arema FC tercatat telah mengemas 50 gol dan kebobolan 46 kali. Sementara itu, PSIM baru mengoleksi 42 gol dengan tingkat pertahanan nan sedikit lebih rapat, ialah kebobolan 41 gol. Van Gastel menyadari bahwa kemenangan di Kanjuruhan adalah satu-satunya jalan pintas untuk melompati posisi rivalnya tersebut.
"Pertandingan besok sangat krusial bagi kami lantaran Arema mempunyai poin nan sama," tambah pembimbing berkebangsaan Belanda tersebut.
Statistik Perbandingan Jelang Laga:
| Main | 33 | 33 |
| Poin | 45 | 45 |
| Gol Memasukkan | 50 | 42 |
| Gol Kemasukan | 46 | 41 |
Ambisi Deri Corfe
Optimisme serupa juga datang dari penggawa asing PSIM asal Inggris, Deri Corfe. Ia menyatakan bahwa seluruh pemain dalam kondisi motivasi tinggi untuk mengamankan tiga poin di laga pamungkas ini. Corfe apalagi mematok sasaran pribadi untuk mencatatkan namanya di papan skor.
"Seperti nan dikatakan oleh pelatih, kami mencoba meraih hasil sebaik mungkin agar bisa masuk 10 besar. Saya pribadi mau mencetak gol ke gawang Arema FC agar bisa membantu tim untuk menang," tegas Corfe.
Persiapan Musim Depan
Selain konsentrasi pada laga kontra Arema, Van Gastel juga sudah memikirkan rencana jangka panjang untuk musim 2026/2027. Ia berencana memberikan waktu libur bagi para pemain segera setelah kejuaraan berhujung guna pemulihan kondisi bentuk secara total.
"Pemain memang kudu recovery kondisinya masing-masing dan setelah itu baru kami bakal memberikan program agar kondisi mereka tetap fit. Saya mau saat masa persiapan musim depan, seluruh pemain sudah dalam kondisi segar sepenuhnya," pungkasnya. (Ant/I-1)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·