Arab Saudi Pulihkan Kapasitas Pipa Minyak Timur-Barat yang Terkena Drone

Sedang Trending 3 bulan yang lalu
Asap mengepul dari akomodasi penyimpanan minyak Aramco setelah serangan di Jeddah, Arab Saudi. Foto: STR/REUTERS

Arab Saudi telah memulihkan kapabilitas pompa pada pipa East-West Pipeline nan sempat diserang beberapa hari lalu. Dengan begitu, kapabilitas penuh pemompaan minyak melalui pipa tersebut kembali normal menjadi tujuh juta barel per hari.

Dikutip dari Reuters pada Minggu (12/4), Kementerian Energi Arab Saudi juga menyatakan akomodasi daya dan pipa nan terdampak serangan selama perang, telah pulih dan kembali beraksi normal.

Walau demikian, Arab Saudi tidak menyebut secara spesifik pihak nan melancarkan serangan. Namun Arab Saudi mencatat telah mencegat banyak rudal dan drone Iran dalam beberapa pekan terakhir.

video story embed

Sebelumnya, pipa East-West Pipeline memang diserang sehingga menyebabkan hilangnya sekitar 700.000 barel minyak per hari. Pipa tersebut menjadi satu-satunya jalur ekspor minyak mentah Arab Saudi di tengah penutupan Selat Hormuz.

Selain itu, akomodasi produksi Manifa juga menjadi sasaran nan mengakibatkan penurunan produksi minyak sekitar 300.000 barel per hari dari kapabilitas produksinya. Fasilitas Khurais diserang dan menyebabkan penurunan produksi minyak sebesar 300.000 barel per hari dari kapabilitas produksinya. Dengan begitu, total penurunan kapabilitas produksi minyak Arab Saudi mencapai sekitar 600.000 barel per hari.

Saat ini, Kementerian Energi Arab Saudi sudah menyatakan volume nan terdampak di akomodasi produksi Manifa telah dipulihkan. Selain itu, upaya pemulihan juga tetap berjalan untuk memulihkan produksi penuh di akomodasi Khurais.

Pemulihan sigap ini, menurut Arab Saudi bakal meningkatkan keandalan dan kesinambungan pasokan baik ke pasar domestik maupun global.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan