Api di TPA Galuga Belum Padam hingga Berhari-hari

Sedang Trending 12 jam yang lalu
Bogor -

Api di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga, Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Jabar), tak kunjung padam. Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) tetap berupaya memadamkan api nan bergolak selama 3 hari terakhir.

"Belum padam seluruhnya, penanganan tetap berlangsung. Kondisi hari ini nyaris sama. Pola penyebaran api itu disemprot mati, tidak lama, beberapa jam-apalagi angin kencang-itu (api) menyala kembali," kata Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin, Rabu (9/9/2026).

Kebakaran di TPA Galuga ini terjadi sejak pukul 17.00 WIB, Senin (7/9) sore. Pada malam harinya, api telah merambat ke area TPA Galuga. Damkar Kabupaten Bogor belum mengetahui penyebab pasti dari kebakaran tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk diketahui, TPA Galuga nan terbakar berada di wilayah Kecamatan Cibungbulang, dengan lahan milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor. TPA Galuga menjadi letak pengelolaan sampah dari Kota maupun Kabupaten Bogor. Kedua pemda sekarang bekerja-sama melakukan penanganan di lokasi.

Jenal mengatakan, saat ini dirinya tetap berada di letak untuk pemantauan langsung dan memastikan keselamatan personel nan bertugas. Sebanyak 40 personel campuran dari Kota Bogor serta 4 unit mobil pemadam sekarang dikerahkan ke letak untuk berasosiasi dengan Pemkab Bogor.

"Total personel kita nyaris 40 orang campuran Damkar, Tagana, Dinas Lingkungan Hidup, BPBD, kemudian ada dapur umum dari Dinas Sosial. Jumlah ini belum digabung personel dari Kabupaten Bogor. Saat ini kami tetap bekerja-sama melakukan penanganan," kata Jenal.

Petugas Damkar tetap melakukan pemadaman di hari ketiga kebakaran TPA Galuga, Bogor, Rabu (9/9/2026).Petugas Damkar tetap melakukan pemadaman di hari ketiga kebakaran TPA Galuga, Bogor, Rabu (9/9/2026). Foto: dok. Istimewa

Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Bogor Yudi Santosa mengatakan titik api tetap terpantau di sisi utara TPA Galuga. Sebanyak 7 unit pemadam dan 30 personel diterjunkan untuk bersama-sama melakukan penanganan.

"(Proses penanganan) tetap berlangsung. Di wilayah selatan sudah padam, wilayah utara tetap ada titik api," kata Yudi Santosa.

"Wilayah utara di bawah pengelolaan Kota Bogor kita bantu 5 unit dengan personil 30 orang, wilayah selatan 2 unit dan personil 8 orang. Kendalanya nan terbakar TPA," imbuhnya.

Kendala Pemadaman

Petugas mengungkap hambatan pemadaman kebakaran di TPA Galuga. Kendala utama meliputi angin kencang hingga terbatasnya pasokan sumber air.

"Memang aspek nan memengaruhi itu cuaca dan angin nan cukup kencang, sehingga sangat berpotensi mudah menyala kembali api nan sudah padam," kata Jenal.

Selain itu, kata Jenal, stok air menjadi salah satu hambatan dalam proses penanganan. Kontur gunungan sampah nan mudah longsor juga memerlukan penanganan dengan penuh kehati-hatian.

"Stok air kita memang ini nan cukup menjadi hambatan dan keterbatasan penglihatan. Jarak pandang sangat terbatas sehingga perangkat berat pun perlu hati-hati dalam melangkah," kata Jenal.

"Kontur nan berbukit dan bagian bawahnya bisa jadi ada nan kosong, dikhawatirkan longsor. Jadi kami sangat berhati-hati dan tentu terus berupaya maksimal dengan potensi nan ada," imbuhnya.

Saat ini, lanjut Jenal, penanganan dilakukan dengan melibatkan perangkat berat untuk mengurai sampah di titik kebakaran. Petugas juga melokalisasi area kebakaran dengan membikin lerengan agar api tidak merambat.

"Metode nan dilakukan oleh Pemkot dan jajaran, relawan, kemudian dari kabupaten juga, kita membikin lerengan agar api tidak menyebar dan kita lokalisasi di satu titik, tidak menyebar ke hamparan tempat pembuangan sampah nan kita miliki," kata Jenal.

"Pola tersebut menjadi langkah pencegahan terhadap penyebarluasan api nan efektif. nan kedua, dengan pola membolak-balikkan sampah menggunakan backhoe (beko)," lanjutnya.

Ratusan Truk Sampah Masuk TPA Galuga

Kegiatan operasional di TPA Galuga tetap melangkah di tengah penanganan sisa kebakaran. Truk pengangkut sampah masuk bergantian agar tidak mengganggu proses pemadaman.

"DLH Kota dan Kabupaten Bogor serta Dishub Kota dan Kabupaten Bogor menyepakati bahwa per pagi ini kita sudah buka kembali pembuangan sampah di TPAS Galuga," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor Rudy Mashudi, Rabu (9/9/2026).

Ratusan truk pengangkut sampah bergantian masuk ke TPA Galuga di tengah pemadaman kebakaran, Rabu (9/9/2026).Ratusan truk pengangkut sampah bergantian masuk ke TPA Galuga di tengah pemadaman kebakaran, Rabu (9/9/2026). Foto: Solihin/dteikcom

"Total ada 128 truk pengangkut sampah nan masuk secara bergantian. Satu truk berisikan 3-5 ton sampah nan dibawa dari Kota Bogor menuju TPAS Galuga," imbuhnya.

Sementara itu, Kabid Pengelolaan Persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor Agus Budiarso mengatakan, TPAS Galuga tetap beraksi lantaran sisa titik api berada jauh dari letak utama pengelolaan sampah.

"Atas pengarahan Bupati Bogor, mulai hari ini aktivitas operasional TPA Galuga sudah kembali berjalan. Kondisi secara umum tetap aman, letak kebakaran berada di bagian ujung area TPA (TPAS). Jadi, tetap merupakan bagian dari area TPA, tetapi bukan berada di letak operasional utama TPA," kata Agus, Rabu (9/9/2026).

Agus mengatakan, operasional truk pengangkut sampah bakal diatur agar tidak menghalang armada pemadam kebakaran maupun kendaraan operasional dari Dinas Sosial nan tetap membantu penanganan.

"Informasi nan kami terima, tetap terdapat beberapa titik api nan ditemukan. Namun, titik-titik tersebut tetap dapat ditangani oleh petugas pemadam," imbuhnya.

(isa/isa)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News