
Apakah Penderita Diabetes Boleh Makan kurma saat sahur dan Buka puasa Ramadhan? (Foto: Freepik)
JAKARTA - Apakah penderita glukosuria boleh makan kurma saat sahur dan buka puasa Ramadhan? Kurma merupakan salah satu makanan nan identik dengan bulan Ramadan. Banyak orang mengonsumsinya sebagai menu utama saat berbuka puasa lantaran rasanya manis dan mudah dicerna.
Namun, sebagian orang cemas kandungan gula dalam kurma dapat memicu diabetes. Apakah dugaan tersebut benar? Berikut penjelasan lengkapnya.
Jenis-Jenis Kurma nan Populer
- Kurma Medjool: Bertekstur lembut dengan rasa manis menyerupai karamel.
- Kurma Ajwa: Berwarna hitam pekat dan terkenal lantaran kandungan nutrisinya.
- Kurma Deglet Noor: Teksturnya lebih kenyal dan rasanya tidak semanis Medjool.
- Kurma Barhi: Dapat dikonsumsi segar maupun kering, dengan rasa seperti butterscotch.
- Kurma Sukari: Dikenal dengan rasa manis lembut dan tekstur lebih lunak.
Di Indonesia, jenis nan paling banyak beredar dan digemari adalah kurma Ajwa.
Apakah Kurma Boleh Dimakan Penderita Diabetes?
Kandungan gula dalam kurma memang cukup tinggi, tetapi bukan berfaedah otomatis menyebabkan diabetes. Diabetes terjadi akibat gangguan produksi alias kerja insulin nan berjalan dalam jangka panjang.
Beberapa argumen kenapa kurma tetap kondusif dikonsumsi dalam porsi wajar:
Indeks glikemik relatif rendah hingga sedang, sehingga tidak langsung memicu lonjakan gula darah drastis.
Kandungan serat memperlambat penyerapan gula, membantu menjaga kestabilan kadar gula darah.
5 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·