Anwar Ibrahim Gandeng Negara Sahabat, Bebaskan Warga Malaysia Ditangkap Israel

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Anwar Ibrahim, PM Malaysia, berpidato di Kemenkeu Malaysia, 5 Desember 2024. Dia menyinggung kasus Miftah vs penjual es teh. Foto: X/@anwaribrahim

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim telah berkontak dengan sejumlah negara sahabat untuk membebaskan 10 penduduk negaranya nan ditangkap Israel. Mereka ditangkap saat tergabung dalam misi Global Sumud Flotilla.

Saat ini, dia belum bisa berkomunikasi dengan penduduk negara Malaysia itu.

"Malaysia mendesak agar semua pihak bertindak dengan segera dan memastikan tiada sebarang tindakan keras dikenakan terhadap semua para aktivis, termasuk 10 rakyat Malaysia nan sekarang ditahan dan terputus hubungan. Keselamatan mereka mesti dijamin tanpa kompromi," kata Ibrahim, dikutip dari akun X resminya, @anwaribrahim, Kamis (30/4).

"Kerajaan MADANI sedang berinteraksi dan bekerjasama rapat dengan negara-negara sahabat bagi memastikan mereka dibebaskan dengan segera," sambungnya.

MADANI adalah visi dari Anwar Ibrahim untuk Malaysia, nan mengedepankan visi pembangunan manusia, tata kelola pemerintahan nan baik dan berkesinambungan.

X post embed

Ibrahim juga mengutuk tindakan Israel itu. Sebab, penduduk negaranya berlayar di perairan internasional dan atas nama misi kemanusiaan.

"Saya mengutuk tindakan galak rejim Zionis Israel terhadap misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla di perairan antarabangsa, satu pelanggaran nyata undang-undang maritim dan menyerupai tindakan lanun nan mencemari prinsip kemanusiaan sejagat," ucapnya.

Ibrahim juga tegas bakal terus mempertahankan prinsip kemanusiaan, nan menurutnya sudah dilanggar.

"Dalam situasi getir ini, ihsan dan kemanusiaan kudu mengatasi segala perbezaan dan Malaysia bakal terus berdiri teguh mempertahankan prinsip tersebut," ucapnya.

Namun, dia juga bertawakal dan menitipkan angan kepada mereka nan ditangkap Israel. Sambil mengupayakan jalan terbaik membebaskan para penduduk negaranya itu.

"Kepada Allah SWT kita berserah, disulam dengan upaya menyeluruh nan sedang digerakkan, semoga kesemua mereka berada dalam keadaan selamat. Doa seluruh rakyat Malaysia mengiringi Global Sumud Flotilla. Hasbunallahu wa ni‘mal wakil," tutupnya.

Global Sumud Flotilla adalah sebuah upaya kolektif dari sejumlah penduduk antarnegara untuk memberi support kepada penduduk Gaza. Dirangkum dari beragam sumber, konvoi kemanusiaan ini berupaya mendekati Rafah, lampau membawa support kemanusiaan ke Gaza.

Sebelumnya, Global Sumud Flotilla juga diadakan tahun lalu. Kapal-kapal dari beragam negara ini bertolak dari sejumlah titik, salah satunya Tunisia. Begitu mendekati pesisir Gaza, kapal-kapal ini dicegat Israel. Para aktivisnya ditahan.

Tahun lalu, aktivis internasional Greta Thunberg juga turut dalam tindakan ini. Ia juga sempat ditahan oleh otoritas Israel.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan