Antisipasi Idul Adha, Kapasitas Pemotongan di Rumah Potong Hewan Banyumas Ditingkatkan

Sedang Trending 2 bulan yang lalu
Antisipasi Idul Adha, Kapasitas Pemotongan di Rumah Potong Hewan Banyumas Ditingkatkan Sapi support presiden.(Dok Istimewa)

KAPASITAS jasa rumah pangkas hewan (RPH) di Banyumas, Jawa Tengah ditingkatkan dari sebelumnya 30 ekor per hari menjadi 50 ekor per hari. Peningkatan tersebut dilakukan untuk menjamin kesehatan, kebersihan, keamanan pangan, serta kehalalan daging kurban nan bakal dikonsumsi masyarakat.

Kepala Dinas Pertanian (Dinpertan) Banyumas Arif Sukmo Buwono mengatakan pihaknya  telah menyiapkan beragam langkah guna menghadapi meningkatnya aktivitas pemotongan hewan kurban pada momentum Idul Adha tahun ini.

“Salah satu upaya nan dilakukan ialah meningkatkan kapabilitas jasa di RPH Bantarwuni. Jika pada Idul Adha tahun sebelumnya kapabilitas pemotongan mencapai 30 ekor sapi per hari, tahun ini ditingkatkan menjadi 50 ekor sapi per hari,”katanya pada Minggu (24/5). 

Menurut Arif, kapabilitas tersebut tidak hanya digunakan untuk kebutuhan pemotongan hewan kurban, tetapi juga melayani pemotongan ternak reguler nan setiap harinya berkisar antara lima hingga 10 ekor sapi.

“Peningkatan kapabilitas dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan jasa pemotongan hewan kurban dari masyarakat maupun panitia kurban di beragam wilayah Banyumas,”ujarnya.

Meski penyembelihan hewan kurban tetap dapat dilakukan di masjid maupun letak lain, pihaknya berambisi masyarakat memanfaatkan jasa RPH pemerintah lantaran didukung akomodasi nan lebih memadai serta pendampingan tenaga profesional.

“Kami mengimbau pemotongan dilakukan di RPH agar masyarakat mendapatkan jasa nan maksimal,” ujar Arif.

Ia menjelaskan proses penyembelihan di RPH pemerintah dilakukan oleh ahli sembelih legal (Juleha) bersertifikat. Selain itu, akomodasi rumah pangkas juga telah memenuhi standar kesehatan dan ketentuan legal sesuai izin nan berlaku.

Dinas Pertanian Banyumas juga telah berkoordinasi dengan para Juleha di beragam wilayah serta menggelar training dan pertemuan koordinasi menjelang Idul Adha. Langkah ini dilakukan agar proses penyembelihan melangkah sesuai hukum sekaligus memperhatikan aspek higienitas dan kesejahteraan hewan.

Selain jasa pemotongan, pemerintah wilayah turut menerjunkan petugas kesehatan hewan untuk melakukan pemeriksaan di pasar hewan, golongan peternak, hingga letak penjualan hewan kurban.

Pengawasan meliputi pemeriksaan kesehatan hewan, pengawasan penyakit cacing pita, serta pencegahan dan penanganan penyakit mulut dan kuku (PMK). Pemeriksaan dilakukan secara intensif guna memastikan hewan kurban dalam kondisi sehat dan layak konsumsi.

Pada Iduladha tahun ini, Banyumas juga menerima sapi kurban support Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto nan berasal dari peternak lokal di Kecamatan Cilongok. Sapi dengan berat sekitar 1,2 ton tersebut saat ini tetap dalam pemantauan petugas kesehatan hewan sebelum disembelih saat Idul Adha.

"Nantinya, sapi support Presiden dijadwalkan dipotong di RPH Bantarwuni setelah terlebih dulu diserahkan di Masjid Kauman Lama Purwokerto,"tambahnya. (H-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia