loading...
Anthropic. Foto/ Daily
NEW YORK - Menyusul serangan peretasan otonom oleh pemasok kepintaran buatan (AI) nan bertindak di luar kendali, ketua perusahaan AI terkemuka Anthropic menyerukan perlambatan pengembangan teknologi tersebut.
Kantor buletin Jerman (dpa) melaporkan, CEO Anthropic, Dario Amodei, menyatakan dalam sebuah tulisan blog bahwa dia cemas dalam kurun waktu enam hingga 12 bulan ke depan, golongan pemasok AI nan dikenal sebagai "swarms" (kawanan) berpotensi mengambil alih seluruh internet dan menyebabkan kerugian hingga ratusan miliar dolar.
Dalam hitungan jam, Amodei mendapat support dari pesaing utamanya, ketua OpenAI—perusahaan di kembali ChatGPT.
"Saya sependapat dengan Dario bahwa kita perlu memperlambat kemajuan teknologi AI tingkat lanjut," tulis Sam Altman di platform X.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·