Anggaran Badan Gizi Nasional Dipangkas Rp38 Triliun, Kini Jadi Rp229 Triliun

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Anggie Ariesta , Jurnalis-Jum'at, 09 Oktober 2026 |19:11 WIB

Anggaran Badan Gizi Nasional Dipangkas Rp38 Triliun, Kini Jadi Rp229 Triliun

Badan Gizi Nasional (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kementerian Keuangan mengungkapkan alokasi anggaran Badan Gizi Nasional (BGN) mengalami penyesuaian berupa efisiensi sebesar Rp38 triliun. Dengan adanya penyesuaian tersebut, pagu anggaran efektif BGN saat ini berada di nomor Rp229 triliun.

Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu, Sudarto menjelaskan bahwa penetapan awal alokasi anggaran BGN pada Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dipatok sebesar Rp268 triliun. Namun, seiring dengan arah kebijakan efisiensi, dilakukan rasionalisasi pada besaran pagu tersebut.

"Pada awal tahun DIPA, pagu anggaran dari BGN itu Rp 268 triliun. Saat ini pagu efektifnya menjadi Rp 229 triliun, jadi sekitar Rp 38 triliun sudah menjadi efisiensi," kata Sudarto dalam konvensi pers APBN KiTa di Kemenkeu, Jakarta Pusat, Jumat (9/10/2026).

Sudarto menegaskan bahwa langkah efisiensi ini tidak mengandaskan komitmen pemerintah dalam menopang perbaikan operasional BGN.

Fokus utama pemerintah dititikberatkan pada pencapaian sasaran serta efektivitas akibat program di masyarakat, bukan semata-mata pemotongan anggaran.

"Namun seperti disampaikan oleh Pak Menteri tadi, bahwa kita sangat-sangat mendukung langkah-langkah perbaikan nan dilakukan terus oleh BGN, dan tentunya fokusnya tidak sekedar efisiensi, tapi lebih ke arah gimana program perbaikan nan sangat baik tersebut bisa mencapai sasaran dan outcome nan diharapkan," jelas Sudarto.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com
↑