Anak Kena Influenza A, Ini 4 Langkah Penting agar Keluarga Tak Ikut Tertular

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Anak Kena Influenza A, Ini 4 Langkah Penting agar Keluarga Tak Ikut Tertular

Influenza. (Foto: Freepik)

KASUS influenza A kembali meningkat belakangan ini. Kondisi tersebut membikin masyarakat, khususnya orangtua, perlu lebih memperhatikan upaya pencegahan penularan ketika anak mulai menunjukkan gejala, seperti demam, tubuh terasa tidak nyaman, hingga lebih sering menangis.

Berdasarkan pemantauan Kementerian Kesehatan, proporsi influenza nan terdeteksi sempat mengalami peningkatan dalam beberapa pekan. Pada salah satu periode pemantauan, sebagian besar virus influenza nan teridentifikasi merupakan influenza A, termasuk subtipe A(H3N2) dan A(H1N1)pdm09.

Influenza sendiri dapat menular melalui saluran pernapasan. Karena itu, ketika seorang anak mulai mengalami indikasi alias telah terkonfirmasi influenza, orangtua perlu melakukan sejumlah langkah untuk mengurangi akibat penularan kepada personil family lain.

Dokter Spesialis Anak dari Siloam Hospitals TB Simatupang, dr. Yogi Prawira, Sp.A, Subsp.ETIA(K), dalam aktivitas Morning Zone di Youtube Okezone mengungkap ada 4 langkah krusial nan bisa dilakukan. Apa saja?

1. Gunakan Masker di Rumah

dr. Yogi menyarankan personil family nan tinggal serumah dengan anak nan telah terkonfirmasi influenza untuk menggunakan masker. Terutama, ketika berada dekat dengan anak nan sedang sakit.

Penggunaan masker menjadi salah satu langkah untuk mengurangi paparan droplet. Selain itu, partikel pernapasan nan dapat membawa virus juga bisa dihindari.

“Jadi pintu masuknya seringkali kan dari saluran pernapasan ya sehingga sebisa mungkin anak besar, orang dewasa nan tinggal serumah dengan anak nan memang sudah confirm influenza itu menggunakan masker,” ujar dr. Yogi.

2. Pisahkan Tempat Tidur Jika Memungkinkan

Selain menggunakan masker, anak nan sedang sakit sebaiknya mempunyai ruang terpisah andaikan kondisi rumah memungkinkan.

Pemisahan tempat tidur dapat membantu mengurangi kontak dekat, terutama pada malam hari ketika personil family berada dalam satu ruangan untuk waktu nan cukup lama. Keluarga juga dianjurkan tidak berbagi peralatan makan dengan anak nan sedang sakit.

“Nah kemudian, jika memungkinkan, jika ruangannya ada dan anaknya memang bisa dipisahkan, maka tidurnya tentu dipisahkan,” jelas dr. Yogi.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com
↑