loading...
Anak-anak di Prancis Kecanduan Sosmed. Foto/ Fortune
JAKARTA - Rencana Presiden Prancis Emmanuel Macron untuk melarang penggunaan media sosial bagi anak-anak di bawah usia 15 tahun memicu perdebatan besar di negara tersebut.
Karena semakin banyak orang tua mengakui bahwa mereka nyaris tidak berkekuatan melawan ketergantungan anak-anak mereka pada ponsel pandai dan platform digital.
Semakin banyak family Prancis memandang pengelolaan penggunaan telepon dan media sosial anak-anak mereka sebagai sumber utama ketegangan keluarga.
Pertengkaran berkepanjangan, anak-anak nan bereaksi agresif, membanting pintu, alias mencoba menghindari kontrol orang tua menjadi perihal nan biasa.
Julien Joly, seorang arsitek di Prancis dan ayah dari dua remaja, mengatakan bahwa dia telah mencoba beragam metode seperti mengambil ponsel setelah makan malam alias memasang perangkat lunak pengontrol waktu layar.
Namun, akhirnya dia menyerah lantaran "terlalu lelah." Menurutnya, mengontrol ponsel anaknya telah menjadi "bentuk peperangan teknologi."
Sebuah survei oleh Institut Penelitian Opini Publik Prancis (IFOP), nan diterbitkan pada akhir tahun 2025, menunjukkan bahwa 94% orang tua dengan anak berumur 8-15 tahun telah menetapkan setidaknya satu patokan mengenai perangkat digital, dan 68% telah menggunakan perangkat kontrol orang tua.
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·