Tangguh Yudha
, Jurnalis-Jum'at, 09 Oktober 2026 |14:50 WIB

Mentan Amran (Foto: Okezone)
JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman buka bunyi soal dugaan adanya mafia nan bermain di kembali mahalnya nilai pakan peternak.
Meski tak menjawab secara gamblang, Amran menyebut pemerintah telah menetapkan 102 tersangka dalam kasus nan berangkaian dengan praktik mempermainkan pangan dan tidak menutup kemungkinan jumlah tersebut bertambah.
"Saya tanya, sudah ada nan mempermainkan pangan, sudah ada ditangkap belum? Sudah 100 tersangka. 102 sampai hari ini. Tapi jika ada nan mempermainkan pangan, insyaallah bakal bertambah lagi ke depan," katanya dalam konvensi pers, Jumat (9/10/2026).
Amran menegaskan, pemerintah bakal terus menindak pihak-pihak nan terbukti mempermainkan pangan. Menurutnya, penindakan dapat bertambah seiring dengan upaya pemerintah memberantas praktik nan merugikan masyarakat.
Ia mengatakan, penindakan tidak hanya menyasar pihak dari luar pemerintahan, tetapi juga aparatur di lingkungan Kementerian Pertanian (Kementan). Amran menyebut sejumlah pegawai telah diberhentikan dan ada pula nan diproses hukum.
"Bukan saja dari luar, dari Kementerian Pertanian berapa kami pecat, berapa kami tersangkakan, minta ditersangkakan oleh penegak hukum. Itu ada kelas kepala dipenjara sekarang," ujar Amran.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·