Meski kalah 1-2 dari Jerman di Soldier Field, performa Amerika Serikat di bawah didikan Mauricio Pochettino beri sinyal positif jelang Piala Dunia.(Media Sosial X)
TIM nasional Amerika Serikat menampilkan performa nan cukup solid meskipun kudu menelan kekalahan tipis 1-2 dari Jerman dalam pertandingan pemanasan terakhir menjelang Piala Dunia. Hasil ini sekaligus memperpanjang rekor jelek sang tuan rumah berbareng nan belum pernah menang dalam 11 pertemuan berturut-turut melawan tim asal Eropa.
Menguji keahlian melawan salah satu tim elit Eropa tepat sebelum turnamen kandang dimulai merupakan pilihan berani bagi Amerika Serikat. Namun, publik Soldier Field nan padat langsung terdiam saat tim mereka kebobolan ketika laga belum genap melangkah dua menit.
Umpan tendangan bebas dari Joshua Kimmich mendarat tepat di kepala Kai Havertz nan berdiri tanpa kawalan. Havertz dengan mudah menyundul bola melewati penjaga gawang Matt Freese untuk membawa Jerman unggul cepat.
Roket Antonee Robinson Samakan Kedudukan
Meski sempat mendapat tekanan dari serangan-serangan Jerman berikutnya, Amerika Serikat bekerja keras untuk membalikkan momentum. Tuan rumah perlahan mulai tampil lebih menjanjikan dan dominan.
Upaya mereka membuahkan hasil sepuluh menit sebelum turun minum. Memanfaatkan bola muntah hasil sapuan sepak pojok, Antonee Robinson melepaskan tembakan voli langsung dari tepi kotak penalti nan menghujam deras ke langit-langit gawang Oliver Baumann. Gol spektakuler ini membikin kedudukan menjadi seri 1-1 dan mendongkrak kepercayaan diri Amerika Serikat hingga akhir babak pertama.
Jerman Pastikan Kemenangan Lewat Kontra Strategi
Gol sigap di awal laga sebenarnya sempat menutupi performa babak pertama Jerman nan kurang maksimal. Memasuki babak kedua, tim panser kembali kerap tertekan, namun mereka justru sukses mencuri keunggulan.
Momen itu terjadi tepat setelah kapten AS, Christian Pulisic, melepaskan tembakan nan memaksa Baumann melakukan pengamanan dobel nan gemilang. Jerman langsung melancarkan serangan kembali sigap nan diselesaikan dengan umpan Havertz kepada Leroy Sane. Sane kemudian melepaskan tembakan mendatar ke pojok bawah gawang untuk mengubah skor menjadi 2-1.
Amerika Serikat terus berupaya mengejar ketertinggalan melalui kesempatan dari Joe Scally dan Brenden Aaronson. Namun, penampilan apik Baumann di bawah mistar gawang Jerman sukses mementahkan seluruh kesempatan tersebut hingga peluit panjang berbunyi.
Meskipun kalah, para pendukung Amerika Serikat tetap mempunyai argumen untuk optimistis. Kombinasi antara support sebagai tuan rumah dan pengarahan taktis dari pembimbing Mauricio Pochettino dinilai menjadi modal berbobot untuk menghadapi Piala Dunia mendatang. (Flash Score/Z-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·