Alun-Alun Kota Bandung(Dok Diskominfo Kota Bandung)
PEMERINTAH Kota (Pemkot) Bandung memastikan area Alun-Alun Bandung bakal kembali dibuka untuk masyarakat pada momentum peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026. Pembukaan tersebut bakal dirangkaikan dengan pesta rakyat dan beragam perlombaan nan dapat diikuti masyarakat secara langsung.
“Setelah upacara 17-an kita bakal pesta rakyat 17-an di Alun-alun. Alun-alun bakal dibuka pada tanggal 17 Agustus. Kita bakal pesta 17-an di sana,” ungkapnya Selasa (11/8).
Menurut Farhan, aktivitas tersebut bakal dikemas sebagai pesta rakyat nan santuy dan menghibur. Sejumlah permainan unik seremoni kemerdekaan seperti lomba makan kerupuk dan balap karung menjadi bagian dari aktivitas nan disiapkan.
“Pesta rakyatlah, balap kerupuk, lomba makan kerupuk. Pokoknya pesta rakyat, semuanya seseruan di sana,” jelasnya.
Farhan menyebut, kegiatan tersebut bukan kejuaraan serius, melainkan ruang bagi penduduk untuk merayakan Hari Kemerdekaan bersama-sama. Ia apalagi meminta masyarakat tidak terlalu kompetitif dalam mengikuti perlombaan lantaran tujuan utamanya adalah menciptakan suasana kebersamaan dan kegembiraan.
"Warga nan mau mengikuti perlombaan juga tidak perlu melakukan pendaftaran jauh-jauh hari. Pendaftaran bakal dilakukan langsung di letak kegiatan," tandasnya.
Farhan juga memastikan bakal ada bingkisan bagi penduduk nan mengikuti perlombaan, bingkisan tersebut disiapkan untuk menambah semarak pesta rakyat.
Selain itu, Pemkot Bandung bakal memberlakukan sejumlah patokan bagi masyarakat nan beraktivitas di area Alun-alun setelah dibuka. Aturan utama nan kudu dipatuhi masyarakat adalah menjaga kebersihan serta tidak makan dan merokok di area tertentu.
“Aturan khusus, mah, nan paling krusial enggak boleh makan, enggak boleh ngerokok. Bermain-main, mah, boleh. Jaga kebersihan. Untuk perlombaan tertentu seperti balap karung, peserta juga bakal menyesuaikan dengan ketentuan permainan, termasuk soal penggunaan dasar kaki," sambungnya.
Farhan optimistis area Alun-Alun Bandung dapat kembali dimanfaatkan masyarakat dengan baik setelah dilakukan perbaikan.
Ketika ditanya mengenai kemungkinan akomodasi kembali rusak akibat digunakan untuk aktivitas masyarakat, Farhan mengatakan Pemkot Bandung siap melakukan perbaikan jika memang terjadi kerusakan. Farhan berharap, pembukaan kembali Alun-alun Bandung tidak hanya menjadi momentum seremoni kemerdekaan, tetapi juga menghidupkan kembali ruang publik sebagai tempat berkumpul dan beraktivitas masyarakat.
"Dengan konsep pesta rakyat, Pemkot Bandung mau menghadirkan seremoni 17 Agustus nan sederhana, meriah, dan dapat dinikmati beragam lapisan masyarakat," ucapnya.(AN/E-4)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·