Alasan Veda Ega Pratama Bakal Menggila di Moto3 Jerman 2026

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

Alasan Veda Ega Pratama Bakal Menggila di Moto3 Jerman 2026

Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama. (Foto: Instagram/veda_54)

SIRKUIT Sachsenring, Jerman, bersiap menjadi saksi perjuangan pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, pada lanjutan seri Moto3 yang bakal digelar pada 10-12 Juli 2026. Setelah hasil mengecewakan akibat terjatuh dan kandas finis di seri Belanda sebelumnya, rider asal Gunungkidul ini mengusung misi bangkit demi mengamankan posisi di klasemen.

Sachsenring sendiri bukanlah trek nan asing bagi Veda, melainkan salah satu lintasan favoritnya. Saat tetap berkompetisi di arena Red Bull Rookies Cup pada Juli 2025 lalu, rider berbakat ini menorehkan memori manis dengan finis keempat di balapan pertama, sebelum akhirnya sukses merebut podium tertinggi sebagai juara di balapan kedua.

Karakter sirkuit sepanjang 3,67 kilometer nan didominasi oleh 10 tikungan kiri dan hanya 3 tikungan kanan ini menuntut kelincahan serta manajemen ban nan prima. Veda mengaku telah memetik pelajaran berbobot dari kejadian di Sirkuit Assen dan siap tampil lebih pandai dalam mengelola situasi balapan di Jerman nanti.

1. Panasnya Rivalitas Sesama Pembalap

Jelang balapan akhir pekan ini, sorotan tertuju pada persaingan ketat antara Veda Ega Pratama dengan rival sengitnya asal Malaysia, Hakim Danish. Duel sesama pembalap muda Asia Tenggara ini kian memanas mengingat keduanya saat ini mengoleksi jumlah poin nan sama persis, ialah 82 poin.

 MotoGP) Veda Ega Pratama kecelakaan di Sirkuit Assen. (Foto: MotoGP)

Dalam klasemen sementara, Danish menempati ranking keenam lantaran unggul dalam catatan podium sepanjang musim ini, sementara Veda berada di posisi ketujuh. Selain berebut posisi papan tengah, keduanya juga tengah terlibat persaingan sengit dalam memburu gelar Rookie of the Year, nan saat ini tetap dipimpin oleh Brian Uriarte dengan 102 poin.

Mengingat selisih nomor nan sangat rapat di papan klasemen, hasil di seri Jerman dipastikan bakal mengubah peta persaingan secara signifikan. Sementara posisi puncak klasemen tetap kukuh digenggam oleh pembalap asal Spanyol, Maximo Quiles, tambahan poin penuh di Sachsenring bakal membuka kesempatan besar bagi Veda untuk menembus jejeran lima besar dunia.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com