Lionel Messi(Paul ELLIS / AFP)
LIONEL Messi mengumumkan keputusannya untuk pensiun dari tim nasional Argentina. Keputusan tersebut disampaikan Messi melalui sebuah pernyataan emosional setelah dia mempertimbangkan masa depannya berbareng La Albiceleste.
Messi mengatakan keputusan meninggalkan tim nasional bukanlah perihal nan mudah. Ia mengaku keputusan tersebut terasa menyakitkan, tetapi menyadari bahwa saat ini merupakan waktu nan tepat untuk mengakhiri perjalanannya berbareng Argentina.
“Setelah waktu nan berlalu sejak final dan setelah memikirkannya dengan matang, saya mau menyampaikan kepada semua orang bahwa saya pensiun dari tim nasional,” ujar Messi.
Pemain nan telah memihak Argentina selama sekitar 20 tahun itu menegaskan bahwa dirinya selalu memberikan seluruh keahlian ketika mengenakan seragam tim nasional.
“Saya berjanji selalu memberikan segalanya, bukan hanya dalam beberapa tahun terakhir ketika kami memenangkan semuanya, tetapi juga sebelumnya. Saya selalu berjuang dan memberikan segalanya untuk seragam ini, untuk memberikan kebahagiaan kepada kalian dan membikin kalian bangga menjadi orang Argentina melalui sepak bola,” katanya.
Messi Merasa Sudah tidak Punya Lagi nan Diberikan
Messi menyadari bahwa waktunya berbareng tim nasional telah mendekati akhir. Ia mengaku tetap mempunyai rasa cinta nan besar terhadap Argentina, tetapi merasa sudah memberikan seluruh kemampuannya.
“Waktu nan tersisa tidak banyak dan beragam tahapan mulai berakhir. Ini adalah salah satu nan sangat menyakitkan bagi saya. Saya mencintai, telah mencintai, dan bakal selalu mencintai menjadi bagian dari tim nasional,” tutur Messi.
“Saya sudah memberikan semuanya dan tidak ada lagi nan bisa saya berikan. Selain itu, ada pemain-pemain muda dahsyat nan datang dan mereka layak berada di sini,” lanjutnya.
Keputusan tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi generasi baru untuk mengambil peran di tim nasional Argentina.
Berterima Kasih kepada Suporter
Messi juga menyampaikan rasa terima kasih kepada para pendukung Argentina nan telah memberikan support selama dua dasawarsa perjalanan internasionalnya.
Ia mengaku bakal merindukan support para suporter ketika dirinya tetap berada di dalam lapangan. Namun, Messi memastikan bakal tetap memberikan support kepada Argentina dari luar lapangan.
“Terima kasih atas seluruh kasih sayang selama 20 tahun ini. Saya bakal sangat merindukan mendengar kalian dari dalam. Sekarang saya bakal menjadi salah satu dari kalian, selalu memberikan support dari luar, dalam keadaan baik maupun buruk, terutama dalam keadaan buruk,” ujarnya.
Kenang Dukungan Keluarga dan Rekan
Dalam pernyataannya, Messi juga memberikan penghormatan kepada keluarganya nan selalu mendampinginya sepanjang perjalanan karier.
Ia turut berterima kasih kepada para pelatih, rekan setim, dan jejeran pengurus nan pernah bekerja bersamanya di tim nasional Argentina.
“Terima kasih kepada family saya lantaran selalu ada dan menemani perjalanan nan begitu bagus tetapi juga susah ini. Terima kasih kepada setiap pelatih, rekan setim, dan pengurus nan pernah berbagi perjalanan dengan saya. Saya membawa kenangan dan momen-momen nan tidak terlupakan,” kata Messi.
Messi mengatakan dirinya meninggalkan tim nasional dengan emosi tenang dan bangga lantaran berbareng rekan-rekan setimnya sukses memberikan momen nan sebelumnya hanya menjadi impian.
“Saya pergi dengan ketenangan dan kebanggaan lantaran berbareng rekan-rekan saya, kami telah memberikan kalian momen-momen nan diimpikan. Sungguh luar biasa bisa menjalani semua ini berbareng kalian. Saya mencintai kalian,” ujarnya.
Messi kemudian menutup pernyataannya dengan mengungkapkan kebanggaannya sebagai penduduk Argentina.
“Terima kasih Tuhan lantaran telah menjadikanku orang Argentina. Vamos Argentina!”
Pernyataan Ditulis Dua Hari setelah Final
Messi juga menjelaskan bahwa pernyataan tersebut sebenarnya telah ditulis pada 21 Juli, dua hari setelah pertandingan final nan dimaksud.
Ia mengatakan peristiwa nan terjadi terhadap ayahnya kemudian semakin memperkuat keyakinannya terhadap keputusan untuk meninggalkan tim nasional.
“Kalimat-kalimat ini saya tulis pada 21 Juli, dua hari setelah final. Hari ini, setelah apa nan terjadi dengan ayah saya, saya semakin percaya dengan keputusan ini dibandingkan sebelumnya,” tulis Messi.
Keputusan tersebut menandai berakhirnya perjalanan panjang Messi berbareng tim nasional Argentina. Selama memihak negaranya, Messi telah menjadi bagian krusial dari beragam pencapaian besar Argentina dan meninggalkan warisan sebagai salah satu pemain paling berpengaruh dalam sejarah sepak bola negaranya. (Z-4)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·