Alasan Korlantas Polri Tunda Operasi Patuh 2026

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Korps Lalu Lintas Polri (Korlantas) Polri resmi menunda penyelenggaraan Operasi Patuh 2026 yang rencananya dimulai pada Senin (8/6) kemarin.

Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryo Nugroho mengatakan penyelenggaraan operasi ditunda saat ini Polri tengah konsentrasi menyambut Hari Bhayangkara.

Sebagai informasi, Hari Bhayangkara alias Hari Ulang Tahun (HUT) Polri diperingati setiap tanggal 1 Juli.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita tunda, Polri konsen Hari Bhayangkara," kata Agus saat dikonfirmasi, kemarin.

Sementara itu dalam keterangan tertulis, Agus menerangkan terdapat lima agenda besar operasi kepolisian di bagian lampau lintas.

Operasi Keselamatan menjadi agenda awal nan mendahului Operasi Ketupat, kemudian dilanjutkan dengan Operasi Patuh dan Operasi Zebra nan merupakan bagian dari operasi cipta kondisi menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Karenanya, Agus menyebut berasas hasil analisa dan evaluasi, penyelenggaraan Operasi Patuh akhirnya ditunda. Meskipun pihaknya sudah sempat melakukan sosialisasi mengenai penyelenggaraan operasi.

"Jadi itu pertimbangan dan tentunya kami berambisi dengan sosialisasi kemarin, Operasi Patuh sementara kita tunda lantaran memang agenda besar operasi cipta kondisi Operasi Nataru itu tetap jauh. Sehingga ini kita tunda," ucap dia.

Lebih lanjut, Agus menyampaikan penentuan agenda penyelenggaraan Operasi Patuh, termasuk Operasi Zebra bakal menunggu hasil pertimbangan lanjutan serta pengarahan dari ketua Polri.

Kata Agus, pihaknya juga bakal berkoordinasi dengan Asisten Operasi (Astamaops) Polri untuk menentukan waktu nan paling tepat dalam pelaksanaannya.

"Tentunya kelak kami bakal pertimbangan dan minta petunjuk pimpinan, dalam perihal ini Astamaops. Nanti tepatnya kapan, apakah setelah HUT Bhayangkara alias mungkin satu bulan setelah HUT Bhayangkara, nan mana operasi tersebut adalah cipta kondisi mendekati Operasi Natal dan Tahun Baru. Baik itu Patuh dan Operasi Zebra," tutur dia.

Sebelumnya, Korlantas Polri berencana menggelar Operasi Patuh 2026 secara serentak mulai 8 Juni hingga 21 Juni 2026. Dalam operasi ini, polisi bakal menindak sejumlah pelanggaran lampau lintas nan dinilai berpotensi memicu kecelakaan.

Dalam operasi tersebut, polisi bakal mengoptimalkan penggunaan kamera Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), mulai dari ETLE Drone, ETLE Handheld, hingga ETLE Statis. Selain itu, petugas juga tetap melakukan penilangan langsung terhadap pelanggaran tertentu.

"Di samping menggunakan ETLE, baik itu ETLE Drone, ETLE Handheld, ETLE Statis, kami juga bakal melakukan penilangan. Porsinya cukup tinggi, 60 persen menggunakan ETLE, 30 persen penilangan, dan 10 persen edukasi preventif," ujar Agus.

(dis/fra)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional