Air di Danau Ranupani, Kabupaten Lumajang, digunakan untuk memadamkan kebakaran Gunung Bromo melalui udara. Selama lima hari operasi pemadaman, petugas mengambil air dari waduk tersebut menggunakan helikopter.
Danau Ranupani berada di Desa Ranupani, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, nan masuk area Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Lokasi tersebut dipilih menjadi salah satu titik pengambilan air lantaran letaknya paling dekat dengan area nan terbakar.
Sepanjang Senin (10/8), setidaknya 20 kali pengambilan air dilakukan dari Danau Ranupani menggunakan empat helikopter secara bergantian. Namun, berasas pantauan, kondisi air di waduk tersebut kian menipis. Debit air terlihat hanya tersisa di bagian tengah danau.
Selain penyusutan debit air, pendangkalan akibat tumpukan lumpur juga menjadi persoalan di Danau Ranupani. Meski begitu, kesiapan air tetap diklaim cukup untuk mendukung proses pemadaman dengan metode water bombing.
Pilot Helikopter BNPB Kapten Janji Tambunan mengatakan, proses pengambilan air kudu dilakukan di tengah waduk lantaran area pinggir waduk terdapat endapan lumpur.
"Walaupun debit air sudah berkurang tapi tetap bisa diambil di bagian tengah tetap banyak airnya, tetap bisa ambil full 1.000 liter, jika untuk pemadaman tetap cukup," ucap Janji Tambunan.
Sementara itu, Kepala Resort PTN Ranupani Ariyanto membenarkan adanya pendangkalan di Danau Ranupane. Namun, dirinya menyatakan air di Danau Ranupani tetap mencukupi untuk proses pemadaman kebakaran Bromo.
"Memang betul ada pendangkalan tapi di bagian tengah waduk air tetap bisa diambil, jika di pinggir sudah bercampur lumpur," ujar Ari, dikonfirmasi terpisah.
Selain Danau Ranupani, Ari menyebut kesiapan air di Ranu Regulo nan menjadi tempat pengambilan air untuk water bombing juga tetap cukup hingga proses pemadaman berakhir.
"Begitu juga di Regulo kebutuhan air tetap cukup sampai kelak proses pemadaman berakhir," pungkasnya.
Sementara itu, hingga Senin malam (10/8), BPBD Jawa Timur mencatat 742 hektare lahan terbakar di area Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.
Area nan terbakar meliputi Penanjakan, Pakis Bingkil Dingklik, nan masuk Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, serta lereng perbukitan di P30 nan masuk Desa Argosari, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang.
Pada Selasa (11/8), aktivitas pemadaman tetap difokuskan di tiga titik tersebut. Petugas campuran juga terus bersiaga untuk mengantisipasi kebakaran kembali terjadi di titik-titik sebelumnya.
Aktivitas wisata pun ditutup total di empat wilayah nan menjadi pintu masuk area TNBTS.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·