Aksi pembunuhan biadab membuat gempar penduduk di Desa Tasik Serai, Kecamatan Tualang Muandau, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau. Seorang anak tega memenggal kepala ayah kandungnya sendiri hingga tewas di tempat.
Seorang anak berumur 19 tahun tega membunuh ayah kandungnya sendiri di Desa Tasik Serai, Kecamatan Tualang Muandau, Kabupaten Bengkalis. Remaja berinisial RMMP itu memenggal kepala sang ayah, RP (48) hingga tewas di tempat.
Dirangkum detikcom, Kamis (9/4/2026), pembunuhan sadis itu terjadi pada Selasa, 7 April 2026. Pelaku berinisial RMMP (19) membunuh ayahnya, RP (48) nan sedang tertidur lelap.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihak kepolisian bergerak sigap mendatangi letak dan mengamankan pelaku tak lama setelah kejadian tersebut. Berdasarkan pemeriksaan sementara, pelaku mengaku tega menghabisi nyawa ayahnya sendiri lantaran sakit hati lantaran sang ibu kerap menerima kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dari sang ayah.
Ayah dan Ibu Sempat Cekcok
Pembunuhan itu diketahui terjadi pada Selasa, 7 April 2026. Bermula saat pelaku mendengar ayah dan ibunya, JL (43) bentrok dahsyat di pagi hari.
Kapolres Bengkalis, AKBP Fahrian Saleh Siregar, mengatakan pagi itu RMMP mendengar ayahnya marah-marah kepada ibunya. Percekcokan dipicu sang ayah nan meminta duit kepada ibunya.
"Korban (RP) sempat bentrok dengan saksi 1 (JL) lantaran korban meminta duit kepada saksi 1 sembari marah-marah dan kemudian sempat terjadi pertengkaran antara korban dan juga saksi 1," kata Fahrian dalam keterangannya, Rabu (8/4).
Meski sempat bertengkar, JL sempat memberikan duit Rp 150 ribu sebelum dia pergi ke ladang.
Ayah Dibunuh Saat Tidur
Siang hari sekitar pukul 13.00 WIB, JL tetap berada di ladang, sementara suaminya di rumah sedang tidur. Saat tidur itulah, RMMP membunuh ayahnya.
"Pada saat itu korban sedang tidur di dalam kamarnya, pelaku nan memandang korban sedang tidur di dalam bilik langsung mengambil parang tebang dari penyimpanan rumahnya dan kemudian pelaku sembari membawa parang pergi ke bilik korban," jelasnya.
Dalam kondisi gelap mata, RMMP kemudian membacok leher ayahnya sebanyak 4 kali. Korban juga dibacok di bagian kepalanya hingga tewas seketika.
"Sehingga menyebabkan korban meninggal bumi di tempat kejadian dan menyebabkan putusnya leher korban dari badannya," tuturnya.
Pelaku Diamankan Polisi
Kejadian nan menggemparkan masyarakat sekitar ini dilaporkan ke polisi. Aparat kepolisian merespons sigap kejadian tersebut dan mengamankan pelaku di dalam rumahnya.
Babhinkamtibmas Desa Tasik Serai nan mendapatkan info dari penduduk melaporkan kejadian tersebut ke Piket Pawas Iptu Yarman. Sekitar pukul 14.00 WIB, Bhabinkamtibmas dan Piket Pawas tiba di lokasi.
"Sesampainya di TKP piket campuran menemukan satu orang laki-laki nan diketahui berinisial RP dalam kondisi sudah tergeletak di dalam kamar dengan keadaan kepala terputus dari badan, dan di sekitar kepalanya juga ditemukan dua luka sobek nan cukup besar," paparnya.
Polisi juga mengamankan pelaku nan saat itu ada di dalam rumahnya.
"Pelaku sudah kami amankan dan tetap dalam pemeriksaan intensif," ucap Fahrian.
Menurut Fahrian, pelaku tidak berupaya melarikan diri usai membunuh sang ayah.
"Pelaku nggak kabur, ada di rumahnya," imbuhnya.
Motif Pembunuhan lantaran Sakit Hati
Polisi mengungkap motif remaja inisial RMMP (19) nan tega menebas kepala ayah kandungnya, RJ (48) di Kabupaten Bengkalis, Riau. RMMP mengaku sakit hati lantaran ibunya sering menerima kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dari sang ayah.
"(Motif) sakit hati ibunya sering menerima KDRT," kata Fahrian.
Saat ini pelaku diamankan di Mapolres Bengkalis untuk pemeriksaan lebih lanjut.
(mea/rfs)
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·