
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan esepakatan dengan Amerika Serikat mengenai pengenaan tarif resiprokal. (Foto: Okezone.com/Arif Julianto)
JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa pemerintah telah mencapai kesepakatan dengan Amerika Serikat mengenai pengenaan tarif resiprokal. Dalam kesepakatan tersebut, tarif untuk produk Indonesia nan masuk ke pasar AS ditetapkan sebesar 19 persen, turun dari sebelumnya 32 persen setelah melalui proses negosiasi.
"Saat ini sudah selesai perundingannya, tinggal penandatanganannya. Persennya kita sudah turun dari 32 ke 19 persen, tapi kan belum ada penandatanganan. Jadi nan lain bakal di-disclose sesudah tanda tangan," ujar Airlangga dalam konvensi pers di Wisma Danantara, Senin (13/2/2026).
Airlangga pun membantah kesepakatan mengenai pengenaan tarif resiprokal Trump didapat setelah Indonesia resmi berasosiasi dengan Board of Peace (BoP). Sebab, menurutnya kedua perihal tersebut merupakan konsep kerja sama nan berbeda.
Bergabungnya Indonesia dengan Board of Peace, dijelaskan Airlangga, merupakan langkah pemerintah untuk berkontribusi dalam proses membangun kembali Palestina pascagencatan senjata.
"Board of Peace itu tidak sama dengan tarif. BoP adalah sebuah lembaga nan membicarakan mengenai dengan Gaza. Sedangkan tarif adalah bilateral, tidak multilateral. BoP adalah multilateral," tambahnya.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin finance lainnya
5 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·