AHY Sebut RI Bisa Kehilangan Rp6.396 Triliun jika Tanggul Laut Tak Dibangun

Sedang Trending 3 bulan yang lalu

Rohman Wibowo , Jurnalis-Senin, 04 Mei 2026 |13:36 WIB

AHY Sebut RI Bisa Kehilangan Rp6.396 Triliun jika Tanggul Laut Tak Dibangun

AHY Sebut RI Bisa Kehilangan Rp6.396 Triliun jika Tanggul Laut Tak Dibangun (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan, potensi ekonomi nan lenyap jika proyek tanggul laut tidak dibangun mencapai USD368 miliar alias setara Rp6.396 triliun (kurs Rp17.365 per USD).

AHY menjelaskan kalkulasi akibat ekonomi tersebut diukur dari potensi hilangnya sejumlah industri nan berlokasi di wilayah pesisir Jawa, potensi hilangnya area persawahan masyarakat, kampung-kampung nelayan, hingga aset-aset properti nan berpotensi terpendam banjir rob. 

"Potensi kerugian ekonomi 27 persen terhadap PDB nasional, ini signifikan. Jadi jika kita mempunyai proyeksi nan positif, maka kita kudu menangani kondisi pantura Jawa ini dengan baik dan serius," ujarnya dalam aktivitas Kick Off Meeting Perlindungan Pesisir Utara Jawa di Jakarta, Senin (4/5/2026).

AHY mengatakan, ancaman banjir rob di wilayah pesisir Jawa menakut-nakuti 20 Kabupaten dan 5 Kota dengan jumlah populasi mencapai 55 juta penduduk. Sementara nan dihidup di wilayah pesisir dan menjadi paling rentan sebesar 26 persen dari jumlah populasi tersebut. 

Adapun akibat terhadap produktivitas pangan juga juga menakut-nakuti andaikan banjir rob melanda. Sebab dari jumlah luasan sawah di Jawa nan seluas 1,5 juta hektare, sekitar 115 ribu hektar berada di wilayah pesisir. 

"Jadi jika kita mempunyai proyeksi nan positif, maka kita kudu menangani kondisi pantura Jawa ini dengan baik dan serius. Dijaga jangan sampai terjadi kerusakan lingkungan nan semakin buruk," tambahnya. 

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com