AHY Respons Instruksi Jokowi soal Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode: Pemilu 2029 masih Lama!

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
 Pemilu 2029 tetap Lama! Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) .(Antara)

KETUA Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memberikan respons mengenai petunjuk Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) kepada Partai Solidaritas Indonesia (PSI) untuk mengawal pemerintahan Prabowo-Gibran hingga dua periode.

AHY menilai dinamika tersebut sebagai rumor politik nan wajar. Meski begitu, menurutnya pembicaraan mengenai keberlanjutan masa kedudukan Prabowo-Gibran tetap terlalu awal untuk diperdebatkan saat ini.

"Mari kita sama-sama menyadari ini tetap tahun 2026 menuju 2029 juga tetap agak lama. Jadi saya menghormati semua partai politik nan mempunyai sikap dan pandangan tertentu. Semua punya agenda, semua punya kepentingan," ujar AHY di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (22/6).

FOKUS ISU EKONOMI 
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan itu menegaskan bahwa Partai Demokrat saat ini belum masuk ke dalam pembahasan mengenai Pilpres 2029. Fokus utama partai berlogo bintang mercy tersebut adalah mengawal program pro-rakyat.

"Saya rasa kita konsentrasi dulu ya di urusan dalam negeri. Fokus kita adalah ekonomi. Kita mau memastikan pertumbuhan bisa dijaga. Kemudian daya beli masyarakat juga bisa terjaga, lapangan pekerjaan bisa terbuka dengan baik, kemiskinan bisa diturunkan, ketimpangan bisa ditekan. Fokus Demokrat di sana," tegas AHY.

ARAHAN JOKOWI UNTUK PSI 
Isu ini mencuat setelah Ketua DPP PSI, Bestari Barus, membeberkan hasil pertemuannya dengan Jokowi di Solo, Jawa Tengah, pada Kamis (18/6). 

Bestari mengungkapkan bahwa mantan wali kota Solo itu meminta PSI memberikan support penuh kepada pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka agar bersambung ke periode kedua.

"Kepada kami beliau menyampaikan kok bahwa kita itu diminta untuk mengawal Pak Prabowo-Gibran ini, apalagi ya, bahkan, apalagi sampai dua periode. Jadi nggak ada itu fitnahan, fitnahan tentang bakal ada dua matahari. Matahari gimana bisa dua? ada-ada aja," kata Bestari kepada wartawan, Jumat (19/6). 

Selain itu, Bestari menambahkan bahwa Jokowi berpesan agar seluruh kader solid dalam menjaga stabilitas politik nasional dan menepis rumor keretakan hubungan di jejeran pemerintahan.

"Beliau terus, tadi pun saya dititip pesan ya jaga keselarasan di internal. Dan juga ingatkan untuk kawan-kawan di mana pun itu, mendukung pasangan Pak Prabowo-Gibran ini gitu, mau mentari apa lagi," pungkasnya. (Faj/P-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia