Adopsi Motor Listrik Tembus Ratusan Ribu Unit, Naik Drastis dalam 5 Tahun

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Motor listrik Polytron Fox 500 ditampilkan saat Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 di ICE BSD, Tangerang, Kamis (24/7/2025). Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Soal tren mengambil kendaraan elektrifikasi jenis motor listrik di Indonesia rupanya meningkat cukup drastis kurang dari lima tahun. Data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebut angkanya sudah tembus 200 ribu unit.

Lewat materi nan dipaparkan, Kepala BBSP KEBTKE Kementerian ESDM, Trois Dilisusendi melampirkan jumlah motor listrik nan beredar di Tanah Air pada 2022 tetap sekitar 31 ribu unit. Kemudian kurun lebih kurang tiga tahun sudah terserap 229 ribu unit.

"Kita lihat ini terus tumbuh dan nan terbesar sektor roda dua. Tapi dibandingkan nomor 140 juta motor bensin, ini belum apa-apa. Makanya, butuh percepatan dan percepatan," ujar Trois saat gelar wicara INDEF di Senayan, Jakarta dikutip Kamis (30/4).

Melonjaknya pengedaran kendaraan roda dua listrik dua tahun terakhir tak terlepas dari program support pemerintah sebesar Rp 7 juta untuk pembelian satu unit baru nan mulai bergulir dari 2022 hingga 2024. Hingga pada akhirnya belum ada berita kelanjutannya sampai kini.

Touring motor listrik Polytron Fox 350 Jakarta ke Way Kambas. Foto: Dok. Polytron

Karena perihal tersebut, penyerapan motor listrik baru pada periode 2024/2025 sempat tersendat menjadi sekitar 50 ribu unit, nan mana sebelumnya bisa mencetak nomor hingga 80 ribu unit pada periode 2023 ke 2024.

Secara akumulasi penjualan BEV di dalam negeri pada rentang waktu nan sama totalnya sudah mencapai sekitar 358 ribu unit hingga Februari tahun ini. Sebanyak 65 persen di antaranya disumbang dari motor listrik, sisanya berupa mobil, bus, alias truk listrik.

"Jadi jika kita memandang total populasi kendaraan listrik, angkanya sudah 358 ribuan unit, di mana memang terbesar tetap disumbang roda dua," imbuh Trois.

Masih dalam pemaparannya, jika ditarik sejak lima alias enam tahun terakhir mulai dari 2020 nan hanya sekitar 3 ribu unit, meroket sebesar 6.745,9 persen pada 2025 nan catatkan nomor 229.820 unit. Sementara 2026 sampai Februari sudah 236.451 unit.

Total penjualan motor listrik nasional berasas info ESDM

  • 2020: 3.357 unit

  • 2021: 13.903 unit

  • 2022: 31.101 unit

  • 2023: 93.510 unit

  • 2024: 170.588 unit

  • 2025: 229.820 unit.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan