Adik Kepala BNPB Jadi Tersangka Korupsi Dana Siap Pakai Bencana

Sedang Trending 3 hari yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Salah satu tersangka dalam kasus dugaan korupsi mengenai biaya siap pakai kebencanaan di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) adalah Adik dari Kepala BNPB Letjen Suharyanto ialah Bima Setyawan.

Informasi itu dibenarkan oleh Ketua KPK Setyo Budiyanto.

"Ya, terinformasi seperti itu (adik Kepala BNPB), tapi pastinya kelak bakal dikonfirmasi kembali, lantaran kita tidak melihatnya siapa dia. Ini kan nan dimintai pertanggungjawaban adalah subjek nan melakukan alias diduga melakukan perbuatan melawan hukum," kata Setyo kepada wartawan, Rabu (14/10).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain Bima, ada 4 tersangka lainnya nan ditetapkan KPK. Berdasar sumber internal CNNIndonesia.com, mereka adalah Kasubdit Pengelolaan Bantuan dan Kedaruratan BNPB sekaligus PPK berinisial GPS, Tenaga Ahli Kepala BNPB berinisial RCH serta dua swasta berinisial G dan S.

Setyo mengatakan korupsi di BNPB itu berangkaian dengan penyalahgunaan biaya siap pakai kebencanaan.

"Dari biaya siap pakai itu kan melibatkan ada perusahaan-perusahaan swasta. Ini nan sedang kemudian didalami, nan terindikasi bahwa ada kerja sama, ada semacam pengkondisian, ya terutama dalam penyaluran anggaran, kemudian pemanfaatan, penggunaannya, nan sebagian disalahgunakan oleh beberapa oknum untuk untung dirinya sendiri," ujarnya.

Kelima tersangka telah ditahan oleh KPK sejak Rabu sore.

(yoa/dal)

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional
↑