Pemain nan bisa menjuarai Liga Champions dan Piala Dunia di musim nan sama dengan tampil di kedua final.(Dok. Media Indonesia)
MENJUARAI Liga Champions adalah angan setiap pemain klub di Eropa, sementara mengangkat trofi Piala Dunia adalah puncak pencapaian seorang pesepak bola bagi negaranya. Namun, hanya segelintir pemain nan bisa melakukan keduanya dalam satu musim alias kampanye nan sama.
Berdasarkan standar ketat UEFA, seorang pemain hanya masuk dalam daftar elit ini jika mereka tampil di final European Cup/UEFA Champions League dan juga tampil di final Piala Dunia pada tahun nan sama. Kriteria ini menggugurkan nama-nama seperti Julián Álvarez (tidak main di final UCL 2023) dan Sami Khedira (cedera saat pemanasan final Piala Dunia 2014).
Berikut adalah daftar 9 pemain nan sukses mencatatkan sejarah "Double Winners" paling bergengsi tersebut:
1. Sepp Maier (1974)
Kiper legendaris Bayern München ini menjadi bagian dari tulang punggung Jerman Barat saat mengalahkan Belanda di final Piala Dunia 1974. Di musim nan sama, dia membantu Bayern meraih trofi European Cup pertama mereka.
2. Paul Breitner (1974)
Breitner mempunyai peran krusial di kedua final. Ia mencetak gol penalti penyeimbang di final Piala Dunia 1974 melawan Belanda, setelah sebelumnya membawa Bayern München berhasil di Eropa.
3. Hans-Georg Schwarzenbeck (1974)
Bek handal ini adalah rekan duet setia Franz Beckenbauer. Tanpa gol telatnya di final European Cup melawan Atlético Madrid, Bayern mungkin tidak bakal pernah memulai kekuasaan mereka di tahun 1974.
4. Franz Beckenbauer (1974)
Sang Der Kaiser memimpin sebagai kapten baik di Bayern München maupun timnas Jerman Barat. Ia menjadi libero pertama nan mendefinisikan ulang peran bek dalam sejarah sepak bola dunia.
5. Gerd Muller (1974)
Der Bomber mencatatkan musim nan sempurna. Ia menjadi top scorer European Cup 1973/74 untuk Bayern dan mencetak gol kemenangan nan menentukan gelar juara bumi bagi Jerman Barat di Munich.
6. Uli Hoeness (1974)
Melengkapi kekuasaan Bayern, Hoeness tampil enerjik di kedua partai final. Keberhasilan enam pemain Bayern ini dalam satu musim tetap menjadi rekor kolektif nan susah dipecahkan hingga saat ini.
7. Christian Karembeu (1998)
Setelah membantu Real Madrid mengakhiri penantian 32 tahun untuk gelar Liga Champions, Karembeu langsung terbang memperkuat Prancis. Ia tampil di final saat Les Bleus membungkam Brasil 3-0 di Paris.
8. Roberto Carlos (2002)
Bek kiri dengan tendangan geledek ini meraih kejayaan di Glasgow berbareng Real Madrid (UCL), lampau hanya berselang beberapa minggu, dia mengangkat trofi Piala Dunia 2002 di Yokohama setelah Brasil mengalahkan Jerman.
9. Raphael Varane (2018)
Varane adalah pemain terbaru nan masuk dalam daftar eksklusif ini. Ia menjadi pilar pertahanan saat Real Madrid meraih three-peat Liga Champions, sebelum akhirnya membawa Prancis menjadi juara bumi di Rusia pada musim panas nan sama.
Statistik Kunci:
| 1974 | Bayern München | Jerman Barat | 6 |
| 1998 | Real Madrid | Prancis | 1 |
| 2002 | Real Madrid | Brasil | 1 |
| 2018 | Real Madrid | Prancis | 1 |
Pencapaian ini membuktikan bahwa konsistensi di level tertinggi, baik berbareng klub maupun negara, memerlukan ketahanan bentuk dan mental nan luar biasa, terutama saat agenda pertandingan begitu padat dalam satu musim kompetisi. (eufa/espn/Z-10)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·