Delapan penduduk sipil nan sedang melakukan aktivitas pengulangan emas di wilayah Korowai, Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan, menjadi korban pembunuhan golongan bersenjata TPNPB-OPM Kodap XVI Yahukimo
Peristiwa ini terjadi pada Rabu (20/5). Para korban diserang golongan tersebut lantaran dituding sebagai abdi negara keamanan nan menyamar.
Kepala Penerangan (Kapen) Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menegaskan bahwa tindakan kekerasan terhadap penduduk sipil tidak dapat dibenarkan.
"Delapan orang tersebut bukan abdi negara keamanan seperti nan dituduhkan golongan OPM Kodap XVI Yahukimo, melainkan penduduk sipil nan sedang melakukan aktivitas pendulangan emas di wilayah tersebut," kata Wirya dalam keterangan tertulis, Kamis (21/6).
"Koops TNI Habema mengutuk keras tindakan kekerasan dan pembunuhan terhadap penduduk sipil nan dilakukan golongan OPM. TNI bakal melakukan pengejaran terhadap para pelaku serta terus meningkatkan keamanan di wilayah Yahukimo," tambahnya.
Saat ini, Koops TNI Habema menyiapkan personel dan helikopter untuk mempercepat proses pemindahan korban. Selain itu, para pelaku juga tengah diburu.
Usai kejadian tersebut, pihak TNI memastikan situasi di Yahukimo dilaporkan dalam kondisi rawan namun tetap terkendali. Koops TNI Habema juga meningkatkan patroli keamanan untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat sipil di wilayah terdampak.
50 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·