Feby Novalius
, Jurnalis-Senin, 03 Agustus 2026 |09:01 WIB

Dugaan praktik penipuan mutu beras nan diduga melibatkan empat grup perusahaan besar. (Foto ;okezone.com)
JAKARTA – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengungkap dugaan praktik penipuan mutu beras nan diduga melibatkan empat grup perusahaan besar. Menurut Kementerian Pertanian, praktik tersebut tidak hanya merugikan konsumen, tetapi juga diduga menghasilkan untung hingga triliunan rupiah bagi pelaku.
Temuan itu berasal dari hasil pengawasan dan pengetesan laboratorium terhadap beras premium nan beredar di pasaran. Berikut Okezone rangkum fakta-fakta menariknya, Senin (3/8/2026):
1. Empat grup perusahaan diduga terlibat
Mentan Andi Amran Sulaiman mengatakan dugaan manipulasi mutu beras melibatkan empat grup perusahaan besar, bukan hanya empat pabrik penggilingan.
Menurut Amran, perputaran duit dari praktik tersebut sangat besar sehingga pemerintah menilai kasus ini sebagai dugaan kejahatan ekonomi nan merugikan masyarakat.
"Ada satu grup, itu untungnya Rp2 triliun. Nah kita hitung, ini jadi bukan keuntungan, ya, ini penipuan, perampokan nan hitungan Rp98 triliun," kata Amran dalam konvensi pers di Jakarta, Kamis (30/7/2026).
2. Satu grup diduga meraup Rp2,08 triliun per bulan
Amran menjelaskan, berasas kalkulasi pemerintah, nilai perputaran duit dari empat grup tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp100 triliun.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·