8 Bandara Ditutup Sementara Imbas Abu Anak Krakatau, Ini Daftarnya

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta -

Sebanyak delapan airport ditutup sementara imbas erupsi Gunung Anak Krakatau. Akibat kondisi tersebut, sekitar 150.000 penumpang terdampak dan 467 penerbangan ikut terdampak.

Dari 467 penerbangan tersebut, sebanyak 58 merupakan penerbangan internasional dan 409 penerbangan domestik.

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengatakan bahwa delapan airport nan ditutup sementara tersebut ialah Bandara Soekarno Hatta, Bandara Halim Perdanakusuma, Bandara Radin Inten II Lampung, Bandara Husein Sastranegara, Bandara Budiarto Curug, Bandara Pondok Cabe, Bandara Taufik Kiemas, serta Bandara Atung Bungsu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dudy mengatakan bahwa langkah penghentian sementara alias penutupan operasional bandar udara dilakukan sebagai bagian dari upaya mitigasi andaikan kondisi abu vulkanik dinilai dapat membahayakan keselamatan penerbangan.

"Apabila memang seperti tadi, masa sebaran tetap banyak, kemudian paper test-nya tetap positif, maka kami tidak bakal memaksakan airport tersebut dibuka alias pengoperasian pesawat dilakukan," ujar Menhub Dudy saat memantau langsung Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (6/9/2026).

Dudy meminta seluruh operator penerbangan mengutamakan keselamatan dalam setiap pengambilan keputusan operasional, serta menyampaikan info secara cepat, akurat, dan transparan kepada masyarakat.

Di sisi lain, Menhub menegaskan meskipun terjadi gangguan operasional akibat kondisi alam, pelayanan terhadap penumpang tetap kudu menjadi perhatian utama.

Maskapai penerbangan diminta memberikan info nan jelas kepada penumpang mengenai perubahan jadwal, pembatalan maupun pengalihan penerbangan, serta memastikan hak-hak penumpang dipenuhi sesuai dengan ketentuan nan berlaku. Menhub juga membuka kemungkinan pengalihan penerbangan ke airport lain seperti ke Kertajati, Semarang, Surabaya, serta Yogyakarta.

"Airlines untuk segera menyampaikan kepada para penumpang agar mereka tidak menunggu terlalu lama. Mengingat kondisinya juga belum bisa kita prediksi sampai kapan. nan paling krusial bahwa hak-hak mereka untuk pengembalian tiket itu kudu dijamin oleh para airlines agar mereka tidak menunggu. Karena memang ada banyak penumpang nan tetap berambisi bahwa mereka tetap bisa terbang," katanya.

Menhub juga meminta operator memastikan tersedianya petugas dan saluran info nan dapat membantu penumpang terdampak, sehingga setiap perubahan perjalanan dapat ditangani secara tertib dan terkoordinasi.

"Kepada masyarakat nan bakal melakukan perjalanan melalui Bandar Udara terdampak untuk tidak datang ke airport selama periode penutupan dan senantiasa memantau info terbaru dari maskapai mengenai status penerbangannya," katanya.

(acd/acd)

Selengkapnya
Sumber detik finance
detik finance