700 BUMN Bakal Ditutup, Prabowo Sisakan 250 Perusahaan

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Feby Novalius , Jurnalis-Selasa, 01 September 2026 |07:01 WIB

700 BUMN Bakal Ditutup, Prabowo Sisakan 250 Perusahaan

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan pemerintah bakal kembali menutup sedikitnya 700 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) hingga 31 Desember 2026. (Foto: Okezone.com/Setpres)

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan pemerintah bakal kembali menutup sedikitnya 700 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) hingga 31 Desember 2026. Jika rencana tersebut terealisasi, jumlah BUMN diperkirakan hanya tersisa sekitar 200-250 perusahaan.

Prabowo mengatakan, pemerintah sebelumnya telah menutup 290 BUMN nan dinilai tidak menguntungkan, mempunyai keahlian buruk, alias mengalami kerugian. Langkah tersebut disebut bisa menghemat anggaran negara hingga Rp50 triliun.

“Dalam kurang dua tahun pemerintahan nan saya pimpin, kita telah menutup 290 BUMN nan tidak menguntungkan, nan tidak punya keahlian baik, nan rugi kita tutup 290 BUMN. Dengan 290 BUMN kita telah menghemat Rp50 triliun,” kata Prabowo saat menutup Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.

Menurut Prabowo, pemerintah bakal melanjutkan langkah tersebut dengan menutup sedikitnya 700 BUMN lainnya hingga akhir 2026. Dengan demikian, jumlah perusahaan pelat merah nan dipertahankan pemerintah bakal jauh lebih sedikit dibandingkan saat ini.

“Dan pemerintah nan saya pimpin, 31 Desember 2026 kami bakal menutup lagi paling sedikit 700 lagi nan bakal kami tutup. Jadi kelak hanya tinggal mungkin 250 BUMN. Tinggal 200-250,” ujarnya.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com
↑