Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Sumatra Utara, Mujianto, pada penyerahan kunci kediaman tetap.(Dok.Istimewa)
SEBANYAK 70 kepala family (KK) penduduk Desa Dolok Nauli, Kecamatan Adian Koting, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, menerima kunci kediaman tetap (huntap), Senin (8/6). Penyerahan rumah tersebut menjadi bagian dari upaya pemulihan pascabencana nan melanda wilayah itu pada September 2025.
Sebanyak 70 unit rumah diserahkan pada tahap pertama dari total 103 unit huntap nan telah dibangun melalui kerjasama family besar Maruarar Sirait dan Yayasan Buddha Tzu Chi Sumatra Utara.
Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Sumatra Utara, Mujianto, mengatakan pembangunan seluruh unit huntap didukung oleh sumbangan family besar Maruarar Sirait, sementara yayasan bertindak sebagai pelaksana teknis, pembina, dan pengawas pembangunan.
“Pada tahap awal ini, 70 KK telah menerima kunci rumah beserta akomodasi nan tersedia di dalam hunian. Ini adalah corak nyata kepedulian dan gotong royong untuk membantu saudara-saudara kita nan terdampak bencana,” kata Mujianto.
Menurut dia, support nan diberikan tidak hanya berupa rumah, tetapi juga perlengkapan rumah tangga agar penduduk dapat langsung menempati kediaman baru mereka. Setiap family penerima faedah memperoleh satu set sofa ruang tamu dan satu set meja makan.
Mujianto menilai support family besar Maruarar Sirait menunjukkan semangat kemanusiaan nan kuat dalam membantu masyarakat bangkit dari keterpurukan akibat bencana.
SERAH TERIMA
Acara serah terima kunci berjalan di Desa Dolok Nauli dan dihadiri sejumlah pejabat daerah, antara lain Staf Ahli Bupati, Kepala Dinas PerkimLindup, Kepala Pelaksana BPBD, Kabag Pembangunan, Camat Adian Koting, Kepala Desa Dolok Nauli, pengurus Yayasan Buddha Tzu Chi Sumatra Utara, serta penduduk penerima bantuan.
Wakil Bupati Tapanuli Utara, Deni Parlindungan Lumbantoruan, mengapresiasi seluruh pihak nan terlibat dalam pembangunan huntap tersebut. Ia mengatakan support nan diberikan tidak hanya menyediakan tempat tinggal baru, tetapi juga mengembalikan rasa kondusif dan angan masyarakat nan terdampak bencana.
“Pembangunan kediaman tetap ini menjadi bukti bahwa kepedulian sosial dan semangat gotong royong tetap sangat kuat. Atas nama Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, kami menyampaikan terima kasih kepada family besar Maruarar Sirait dan Yayasan Buddha Tzu Chi nan telah menunjukkan perhatian luar biasa kepada masyarakat terdampak,” ujar Deni.
Pembangunan 103 unit huntap di Dolok Nauli diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan kehidupan penduduk pascabencana. Program tersebut juga menjadi contoh kerjasama antara dermawan, lembaga sosial, dan pemerintah dalam membantu masyarakat nan kehilangan tempat tinggal akibat musibah alam. (E-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·