Berikut Syarat Mandi Wajib nan Harus Diketahui(magnific)
MANDI Wajib adalah proses membersihkan diri dengan air nan dilakukan oleh umat Islam untuk menghilangkan hadas besar sehingga kembali suci dan dapat melaksanakan ibadah seperti salat dan membaca Al-Qur’an.
Mandi wajib dilakukan dalam kondisi tertentu, seperti setelah berasosiasi suami istri, setelah selesai haid, setelah nifas, serta ketika keluar air mani.
Tujuan mandi wajib adalah untuk menyucikan diri secara lahir agar seseorang kembali dalam keadaan bersih dan diperbolehkan menjalankan ibadah dalam Islam.
Berikut 7 Syarat Mandi Wajib nan Harus Diketahui
1. Niat Mandi Wajib
Bacaan Arab
نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ الْأَكْبَرِ فَرْضًا لِلَّهِ تَعَالَى
Bacaan Latin
Nawaitul ghusla liraf‘il hadatsil akbari fardhan lillahi ta‘ala
Artinya
“Aku niat mandi untuk menghilangkan hadas besar fardhu lantaran Allah Ta’ala.”
2. Menggunakan Air nan Suci dan Mensucikan
Air kudu bersih dan tidak terkena najis.
3. Mengalirkan Air ke Seluruh Tubuh
Air kudu mengenai seluruh bagian tubuh tanpa terkecuali.
4. Menghilangkan Najis di Tubuh
Pastikan tidak ada kotoran alias najis nan menempel sebelum mandi.
5. Meratakan Air ke Rambut dan Kulit
Air kudu sampai ke akar rambut dan seluruh permukaan kulit.
6. Tidak Ada Penghalang Air
Tidak boleh ada cat, lem, alias sesuatu nan menghalangi air sampai ke kulit.
7. Mengikuti Tata Cara nan Benar
Dimulai dengan membasuh bagian tertentu sesuai sunnah lampau meratakan air ke seluruh tubuh.
Mandi Wajib adalah tanggungjawab bagi umat Islam setelah kondisi tertentu seperti junub, haid, alias nifas agar kembali suci dan bisa melaksanakan ibadah seperti salat. (Z-4)
Sumber: dompetdhuafa, jatimnu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·