Taufik Fajar
, Jurnalis-Rabu, 28 Januari 2026 |21:47 WIB

IHSG Anjlok (Foto: Okezone)
JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) berbareng jejeran Self-Regulatory Organization (SRO) lainnya, didukung penuh oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merespons soal langkah strategis mengenai pengumuman indeks dunia MSCI Inc.
Otoritas pasar modal menegaskan bahwa setiap masukan dari lembaga pemeringkat internasional merupakan komponen krusial dalam upaya transformasi bursa menuju standar global.
Berikut fakta-fakta MSCI Bekukan Indeks Saham RI nan dirangkum Okezone, Rabu (28/1/2026):
1. Penilaian MSCI soal Saham Indonesia
Sekretaris Perusahaan BEI Kautsar Primadi Nurahmad menyampaikan bahwa pihaknya sangat memahami pengaruh besar berat saham Indonesia dalam indeks MSCI terhadap aliran modal dari penanammodal mancanegara.
“Kami memandang masukan nan disampaikan MSCI adalah bagian krusial dalam upaya berkepanjangan untuk memperkuat kredibilitas pasar modal Indonesia. Kami memahami bahwa pembobotan MSCI mempunyai peran strategis bagi pasar finansial dunia serta menjadi salah satu referensi utama bagi investor,” jelas Kautsar dalam keterangan resminya, Rabu (28/1/2026).
2. BEI Umumkan Data Free Float
Sebagai corak respons sigap terhadap ekspektasi penanammodal global, BEI telah menginisiasi penyediaan info free-float nan lebih transparan dan dapat diakses publik secara luas. Langkah ini dilakukan agar info mengenai struktur kepemilikan saham di pasar modal Indonesia menjadi lebih jeli dan tepercaya.
5 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·