Penyebab lonjakan gula darah di pagi hari.(Dok. Magnific)
BANYAK orang merasa bingung ketika mendapati kadar gula darah mereka melonjak saat bangun pagi, padahal mereka telah berpuasa sepanjang malam. Kondisi ini dikenal secara medis sebagai Dawn Phenomenon alias Fenomena Fajar, sebuah proses biologis alami nan melibatkan hubungan hormon dan metabolisme hati.
Pakar gizi dan diet bersertifikat, Shweta Panchal, menjelaskan bahwa tubuh secara rutin memproduksi hormon pertumbuhan dan kortisol antara pukul 02.00 hingga 08.00 pagi. Hormon-hormon ini memicu hati untuk melepaskan persediaan glukosa ke dalam darah sebagai modal daya untuk memulai aktivitas hari itu.
"Siklus ini normal dan dialami oleh setiap individu. Sayangnya, bagi pengidap diabetes, keahlian insulin tidak lagi optimal dalam memproses tambahan glukosa tersebut," ujar Panchal sebagaimana dikutip dari laporan Hindustan Times.
Untuk membantu mengontrol lonjakan gula darah puasa tersebut, berikut adalah tujuh kebiasaan sehat nan dapat diterapkan:
- Makan Malam Lebih Awal: Selesaikan makan malam sebelum pukul 19.00 WIB. Makan terlalu larut dalam porsi besar dapat memicu pelepasan glukosa berlebih sepanjang malam.
- Hidrasi Segera Setelah Bangun: Minumlah air putih segera setelah bangun tidur untuk membantu tubuh berhidrasi sebelum mengonsumsi kafein seperti teh alias kopi.
- Sarapan Tinggi Protein: Konsumsi menu kaya protein sekitar 30 menit setelah bangun tidur untuk menjaga kestabilan gula darah dan memberikan rasa kenyang lebih lama.
- Aktivitas Fisik Ringan: Luangkan waktu 10 menit untuk melangkah kaki di pagi hari. Hal ini membantu otot menggunakan glukosa dalam darah sebagai energi.
- Jangan Melewatkan Sarapan: Melewatkan makan pagi dapat meningkatkan hormon stres kortisol, nan justru memicu kenaikan gula darah lebih tinggi.
- Cegah Hipoglikemia Malam Hari: Pastikan asupan nutrisi cukup sebelum tidur. Jika gula darah merosot terlalu rendah di malam hari, tubuh bakal melepaskan hormon darurat nan menyebabkan lonjakan drastis di pagi hari.
- Tidur Berkualitas: Pastikan tidur selama 7-8 jam setiap malam. Kurang tidur dapat menurunkan sensitivitas insulin dan memperburuk resistensi insulin.
Catatan Redaksi: Mengenali langkah kerja alami tubuh adalah kunci utama bagi penderita glukosuria alias mereka dengan resistensi insulin untuk menjaga kesehatan metabolisme secara keseluruhan. (ANTARA/klikdokter/Z-10)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·