7 Aplikasi Investasi Ini Cocok Buat Kelola Uang Digital

Sedang Trending 4 minggu yang lalu

Jakarta -

Memilih aplikasi investasi nan kondusif menjadi langkah krusial sebelum mulai mengelola finansial secara digital. Saat ini, beragam platform investasi di Indonesia menawarkan instrumen nan beragam, mulai dari reksa dana, saham, emas, hingga aset crypto.

Namun, sebelum melakukan trading crypto maka Anda kudu belajar crypto maupun instrumen investasi lainnya sebelum memulai. Dengan pemahaman nan cukup, Anda bisa mengelola akibat sekaligus menentukan strategi investasi nan sesuai dengan tujuan finansial.

Selain itu, memahami pergerakan pasar dunia juga menjadi nilai tambah. Banyak penanammodal memantau BTC to USD untuk memandang tren aset digital dunia, meskipun konsentrasi utama tetap pada instrumen investasi dalam negeri seperti saham, reksa dana, dan emas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

7 Aplikasi Investasi Aman dan Terpercaya

Berikut ini adalah 7 aplikasi investasi kondusif dan terpercaya di Indonesia:

1. Pintu

Pintu menjadi salah satu aplikasi crypto nan cukup terkenal di Indonesia. Dalam keterangannya, Pintu disebut telah diunduh lebih dari 10 juta kali dan menyediakan lebih dari 320 token. Aplikasi ini juga telah terdaftar dan berada di bawah pengawasan otoritas terkait.

Aplikasi ini menawarkan jasa investasi aset crypto dengan beragam fitur, mulai dari trading spot, trading futures crypto, hingga pilihan aset digital nan cukup beragam.

Pintu juga menghadirkan penemuan seperti emas crypto, ETF perak tertokenisasi, hingga saham tertokenisasi dari perusahaan teknologi dunia seperti Google, Meta, Nvidia, dan Tesla.

Pintu dirancang agar mudah digunakan, termasuk oleh pemula nan baru mengenal aset crypto. Fitur jual beli aset digital dibuat sederhana, sementara fitur seperti Price Alert membantu pengguna memantau pergerakan nilai secara real-time.

Selain itu, Pintu mempunyai fitur Pintu Earn nan memungkinkan pengguna memperoleh imbal hasil dari aset crypto nan disimpan. Pintu juga menyediakan Pintu Academy sebagai sarana edukasi bagi pengguna nan mau belajar dasar-dasar crypto hingga strategi investasi lebih lanjut.

Dari sisi keamanan, Pintu dilengkapi sistem keamanan berlapis seperti autentikasi dua faktor, verifikasi biometrik, serta sertifikasi keamanan internasional ISO 27001:2022. Aset pengguna juga disebut disimpan melalui mitra kustodian, ialah PT Kustodian Koin Indonesia dan Fireblocks.

2. Bibit

Bibit dikenal sebagai aplikasi investasi reksa biaya nan ramah untuk pemula. Aplikasi ini menggunakan teknologi robo advisor untuk membantu pengguna memilih produk investasi sesuai profil risiko, tujuan, dan kondisi keuangan.

Melalui Bibit, pengguna dapat berinvestasi di beragam jenis reksa dana, mulai dari pasar uang, obligasi, hingga saham. Nominal investasinya juga relatif terjangkau, sehingga cocok untuk pengguna nan mau mulai investasi secara bertahap.

3. Ajaib

Ajaib menawarkan jasa investasi saham dan reksa biaya dalam satu aplikasi. Platform ini mempunyai tampilan nan sederhana sehingga mudah digunakan oleh penanammodal pemula.

Ajaib juga menyediakan fitur notifikasi dan kajian berbasis info untuk membantu pengguna memahami kesempatan investasi. Dengan proses registrasi nan praktis, pengguna bisa mulai berinvestasi dalam waktu relatif singkat.

4. Stockbit

Stockbit merupakan aplikasi investasi saham nan menggabungkan fitur trading dengan organisasi investor. Pengguna dapat mengakses info fundamental, teknikal, hingga forum obrolan untuk berbagi pandangan seputar saham.

Fitur organisasi menjadi salah satu daya tarik Stockbit lantaran penanammodal pemula bisa belajar dari obrolan dan kajian pengguna lain. Aplikasi ini juga terintegrasi dengan sistem trading sehingga transaksi dapat dilakukan langsung.

5. Bareksa

Marketplace investasi nan menyediakan beragam produk seperti reksa dana, obligasi, dan SBN (Surat Berharga Negara). Berdasarkan situs resminya, Bareksa bekerja sama dengan beragam manajer investasi terkemuka di Indonesia. Hal ini memberikan banyak pilihan produk bagi pengguna.

Selain itu, Bareksa juga menyediakan fitur komparasi produk, nan memungkinkan pengguna memandang performa beragam investasi sebelum mengambil keputusan. Platform ini juga menyediakan konten edukasi nan membantu pengguna memahami produk investasi secara lebih mendalam.

6. IPOT

Aplikasi trading saham nan dikembangkan oleh Indo Premier Sekuritas. Berdasarkan situs resminya, aplikasi ini mempunyai fitur Robo Trading nan memungkinkan transaksi dilakukan secara otomatis berasas kondisi tertentu.

Selain itu, terdapat juga fitur Fund Evaluator, nan membantu pengguna memilih reksa biaya terbaik berasas performa historis. IPOT juga menyediakan beragam tools kajian teknikal seperti chart interaktif dan parameter nan lengkap. Hal ini membuatnya cocok untuk penanammodal nan mau melakukan trading aktif.

7. Pluang

Pluang menawarkan konsep investasi multi-aset dalam satu aplikasi. Pengguna dapat mengakses beragam pilihan seperti emas, saham Amerika, dan reksa dana.

Aplikasi ini juga menyediakan fitur Auto Invest untuk membantu pengguna berinvestasi secara rutin. Dengan modal nan relatif terjangkau, Pluang bisa menjadi pilihan bagi pengguna nan mau melakukan diversifikasi aset secara praktis.

Tetap Pahami Risiko Investasi

Dari beragam pilihan aplikasi tersebut, pengguna dapat memilih platform nan paling sesuai dengan kebutuhan dan profil akibat masing-masing. Pintu bisa menjadi pilihan bagi pengguna nan mau mengeksplorasi aset crypto dan diversifikasi digital, sementara aplikasi lain seperti Bibit, Ajaib, Stockbit, Bareksa, IPOT, dan Pluang menawarkan instrumen investasi nan berbeda.

Meski begitu, setiap investasi tetap mempunyai risiko. Khusus untuk crypto, nilai aset dapat bergerak sangat fluktuatif. Karena itu, pengguna disarankan melakukan riset mandiri, memahami produk nan dipilih, serta menggunakan biaya nan tidak dibutuhkan dalam waktu dekat sebelum berinvestasi.

(akd/ega)

Selengkapnya
Sumber detik finance
detik finance