Ilustrasi(Istimewa)
SEBANYAK 50 produsen mesin pertambangan terbesar bumi terus memperkuat perkembangan industri perangkat berat global. Berdasarkan pemeringkatan 2026, total pendapatan 50 produsen tersebut mencapai US$74,29 miliar. Produsen nan berasal dari 17 negara itu mencakup perusahaan nan memasok beragam kebutuhan mesin untuk aktivitas pertambangan, penggalian, hingga pengolahan material.
Besarnya skala industri tersebut menjadi salah satu konteks penyelenggaraan T50 Summit Indonesia Forum nan kembali digelar di Jakarta. Forum nan diselenggarakan oleh Panitia Penyelenggara T50 Summit of World Construction Machinery Industry (T50 Summit) tersebut menjadi pertemuan kedua nan digelar di Indonesia untuk membahas perkembangan dan tantangan industri perangkat berat global.
Dalam setiap penyelenggaraannya, T50 Summit mengumumkan sejumlah pemeringkatan tahunan, termasuk 50 produsen perangkat berat bangunan terbesar bumi dan 50 produsen mesin pertambangan terbesar dunia. Selain itu, forum tersebut juga memuat daftar perusahaan penyewaan perangkat berat dan perusahaan heavy-lift terkemuka di Asia, serta membahas laporan pasar, perkembangan industri, dan beragam pandangan mengenai tren sektor tersebut.
Pada T50 Summit Indonesia Forum 2026 nan digelar di Jakarta, diumumkan pemeringkatan 50 produsen mesin pertambangan terbesar bumi 2026. Indonesia dipilih sebagai letak penyelenggaraan lantaran dinilai merupakan salah satu pasar nan berkembang pesat di sektor pertambangan, energi, dan infrastruktur.
Pemeringkatan tersebut disusun berasas pendapatan nan berasal dari aktivitas mengenai pertambangan, penggalian, serta pengolahan material. Sebanyak 50 produsen mesin pertambangan terbesar bumi dalam daftar tersebut membukukan total pendapatan sebesar US$74,29 miliar.
Ke-50 produsen tersebut berasal dari 17 negara. Amerika Serikat menyumbang 11 perusahaan, Tiongkok 10 perusahaan, Jerman lima perusahaan, Jepang empat perusahaan, dan Swedia tiga perusahaan. Sementara itu, Austria, Kanada, Finlandia, India, dan Inggris masing-masing menyumbang dua perusahaan. Australia, Belarus, Belgia, Denmark, Polandia, Afrika Selatan, dan Korea Selatan masing-masing menyumbang satu perusahaan.
Komatsu dan Caterpillar tetap menempati posisi teratas dalam pemeringkatan, disusul Sandvik, Epiroc, dan Metso nan masuk dalam lima besar produsen perangkat berat pertambangan dunia. Selanjutnya, Hitachi Construction Machinery-LANDCROS, Volvo, FLSmidth, Weir Group, dan Liebherr melengkapi daftar 10 besar.
Sepuluh produsen teratas tersebut membukukan total pendapatan sebesar US$57,72 miliar alias setara dengan 77,7% dari total pendapatan 50 perusahaan nan masuk dalam pemeringkatan.
Sejumlah produsen asal Tiongkok, antara lain XCMG, SANY, dan LGMG, masuk dalam 20 besar. Sementara itu, ZOOMLION, SHANTUI, dan FAMBITION juga tercatat dalam daftar 50 produsen mesin pertambangan terbesar bumi tahun ini.
Selain pemeringkatan produsen, T50 Summit Indonesia Forum 2026 juga memberikan penghargaan Indonesia Product of the Year 2026 kepada sejumlah produk perangkat berat bangunan dan pertambangan. Penghargaan tersebut diberikan berasas kategori produk masing-masing.
Produk nan meraih penghargaan tersebut antara lain XCMG XC9108-EV electric wheel loader, Komatsu HD785-7 rigid dump truck, SANY SY1650E electric mining excavator, LGMG AT40 articulated dump truck, Shantui SD34-C3 crawler bulldozer, Epiroc DM30 XC blasthole drill, FAMBITION FL185 underground scooptram loader, dan Potain MCR 825 tower crane.
Panel juri T50 Summit Indonesia Forum menyatakan kepemimpinan pasar, inovasi, keberlanjutan, dan nilai bagi pengguna menjadi kriteria utama dalam penilaian penghargaan tersebut. Menurut panel juri, aspek-aspek tersebut juga menjadi kelebihan kompetitif nan dimiliki para pemenang.
Pendaftaran untuk pemeringkatan dan penghargaan produk tahun berikutnya bakal dibuka pada kuartal I 2027. Selain itu, Panitia Penyelenggara T50 Summit mengumumkan bahwa T50 Summit bakal diselenggarakan untuk pertama kalinya di Arab Saudi, area Timur Tengah, pada Mei 2027.
Forum tersebut ditujukan sebagai wadah bagi para pemimpin industri bangunan dan pertambangan untuk membangun koneksi, memperluas jejaring, serta berbagi pandangan mengenai perkembangan industri di area nan tengah tumbuh. (E-4)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·