5 Sindikat Pengedar Narkoba di Bekasi Ditangkap, Sabu hingga Pistol Disita

Sedang Trending 3 hari yang lalu

Jakarta -

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya membongkar sindikat peredaran narkotika di wilayah Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat (Jabar). Polisi meringkus lima orang pelaku.

"Telah sukses mengamankan lima orang pelaku tindak pidana narkotika serta kepemilikan 4 pucuk senjata api," kata Kasubdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Kompol Ardyan Yudo Setyantono dalam keterangannya, Kamis (10/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ardyan mengatakan para pelaku ditangkap pada Rabu (2/9/2026). Kasus diungkap setelah polisi menerima info dari info masyarakat tentang penyalahgunaan dan peredaran narkotika di lokasi.

Polisi bergerak melakukan penyelidikan dan menangkap RAH (41) berbareng NAS (19) di depan sebuah minimarket. Setelah digeledah, polisi menemukan sabu seberat 7,32 gram dan senjata nan dibawa oleh salah satu pelaku.

"Berdasarkan pemeriksaan awal, kami kemudian memperoleh info mengenai sumber narkotika tersebut. Tim selanjutnya melakukan pengembangan melalui TKP kedua nan tetap di wilayah Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi," jelasnya.

Di lokasi, polisi kembali meringkus tiga orang berinisial MF (28), AN (27) dan Ram (24). beserta peralatan bukti sabu seberat 15,19 gram, 7 butir ekstasi, serta 1 buah cartridge vape nan diduga mengandung etomidate.

"Selain itu, kami kembali mengamankan senjata api dan airsoft gun berikut amunisinya. Dengan demikian, total peralatan bukti nan sukses kami amankan adalah 22,51 gram sabu, 7 butir ekstasi, 1 cartridge vape nan diduga mengandung etomidate, 8 perangkat hisap ataupun bong, 2 pucuk senjata api, 2 airsoft gun, 16 peluru tajam, 2 botol peluru airsoft gun, serta 9 unit telepon genggam," jelasnya.

Secara keseluruhan, polisi mengamankan peralatan bukti berupa 22,51 gram sabu, 7 butir ekstasi, 1 buah cartridge etomidate, delapan perangkat hisap alias bong, 2 pucuk senjata api, 2 airsoft gun, 16 butir peluru tajam, dua botol peluru air soft gun, serta 9 unit telepon seluler.

Saat ini para pelaku dan peralatan bukti sudah diamankan di Mapolda Metro Jaya. Pihak kepolisian tetap melakukan serangkaian pendalaman.

"Temuan tersebut tentunya menjadi perhatian serius bagi kami lantaran keberadaan senjata api dan amunisi dalam rangka perkara narkotika mempunyai potensi menimbulkan ancaman nan lebih besar terhadap keamanan masyarakat," kata dia.

"Saat ini kami Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya sedang mendalami secara serius apakah senjata tersebut hanya mengenai dengan kepemilikan pribadi ataupun keterkaitan dengan aktivitas peredaran narkotika, perlindungan jaringan, maupun kemungkinan tindak pidana lainnya," imbuhnya.

(wnv/dek)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News