Jakarta -
Market Overview
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Jumat (24/7) di area merah dengan penurunan 1,88% ke level 6.196,43. Pelemahan indeks terjadi di tengah tekanan jual nan tetap dominan di pasar saham domestik.
Saham MORA menguat 3,94%, MPRO naik 3,96%, dan BULL melonjak 12,31% sehingga menjadi penopang utama pergerakan indeks. Di sisi lain, saham BMRI turun 5,71%, AMMN melemah 4,27%, dan BUMI terkoreksi 6,56% sehingga menjadi pemberat terbesar IHSG pada sesi tersebut.
Investor asing membukukan jual bersih (net sell) sebesar Rp1,25 triliun di pasar reguler dan Rp1,36 triliun di seluruh pasar. Seluruh sektor saham ditutup melemah, dengan sektor peralatan konsumsi siklikal (cyclical) mencatat penurunan terdalam sebesar 3,04%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari pasar global, bursa saham Amerika Serikat ditutup bervariasi. Dow Jones menguat 0,46% ke level 51.947, S&P 500 naik tipis 0,05% ke level 7.411, sedangkan Nasdaq terkoreksi 0,64% ke level 24.975.
Aksi jual asing sepanjang pekan lampau nan mencapai Rp3,37 triliun tetap menjadi perhatian pelaku pasar, terutama di tengah nilai minyak nan memperkuat tinggi dan pelemahan nilai tukar rupiah. Sementara itu, ETF EIDO dan indeks MSCI Indonesia masing-masing turun 1,13% dan 1,52%.
Berita Emiten
PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN)
AMMN menyatakan pembangunan smelter tembaga di Sumbawa Barat telah selesai setelah penandatanganan Completion and Project Acceptance Certificate (PAC). Penandatanganan tersebut menandai dimulainya operasi komersial jangka panjang akomodasi pengolahan milik grup AMMN.
Smelter nan berstatus Proyek Strategis Nasional (PSN) dan dioperasikan oleh PT Amman Mineral Industri (AMIN) mempunyai kapabilitas pengolahan hingga 900 ribu metrik ton konsentrat tembaga per tahun nan berasal dari tambang Batu Hijau dan nantinya juga dari tambang Elang.
Fasilitas tersebut dirancang untuk memproduksi sekitar 220 ribu ton katoda tembaga dan 830 ribu ton masam sulfat setiap tahun. Konsentrat nan diolah juga dimurnikan di Precious Metal Refinery (PMR) sehingga menghasilkan hingga 579 ribu ons emas murni, 1,8 juta ons perak murni, serta 77 ton selenium per tahun.
AMMN sebelumnya telah menghasilkan katoda tembaga perdana pada Maret 2025 dan emas murni pertama pada Juli 2025. Dengan rampungnya proses PAC, perusahaan memperkuat langkahnya sebagai entitas pertambangan nan terintegrasi dari aktivitas penambangan hingga pengolahan dan pemurnian logam.
PT Tempo Scan Pacific Tbk (TSPC)
TSPC menjalin kerja sama joint venture dengan Chia Tai Tianqing Pharmaceutical Group (CTTQ), anak upaya dari perusahaan farmasi China, Sino Biopharmaceutical. Kedua pihak membentuk perusahaan patungan berjulukan Tempo CTTQ Biopharmaceutical Indonesia (TCBI).
Dalam struktur kepemilikan perusahaan baru tersebut, Sino Biopharmaceutical memegang 51% saham, sedangkan TSPC mempunyai 49%. Kerja sama ini mencakup transfer teknologi farmasi untuk memperkuat lini specialty pharmaceutical dan mendukung pengembangan akomodasi biofarmasi di dalam negeri.
Langkah strategis itu dilakukan di tengah pertumbuhan pendapatan TSPC pada kuartal I-2026 sebesar 4,12% secara tahunan menjadi Rp3,41 triliun. Kinerja pendapatan ditopang oleh segmen produk konsumen dan kosmetik sebesar Rp1,22 triliun, farmasi Rp1,10 triliun, serta jasa pengedaran Rp1,09 triliun.
Meski pendapatan meningkat, untung bersih TSPC tercatat sebesar Rp351,81 miliar alias lebih rendah dibandingkan periode nan sama tahun sebelumnya sebesar Rp409,22 miliar.
PT DCI Indonesia Tbk (DCII)
DCII membukukan pendapatan Rp1,78 triliun pada semester I-2026, naik 33,23% dibandingkan periode nan sama tahun lampau sebesar Rp1,33 triliun. Laba bersih juga meningkat 18,74% menjadi Rp732,53 miliar.
Pertumbuhan keahlian terutama ditopang oleh upaya jasa kolokasi nan menyumbang pendapatan Rp1,67 triliun dari akomodasi pusat info grup di area Bekasi.
Dalam mendukung ekspansi kapasitas, DCII tengah menyelesaikan pembangunan pusat info JK6 fase 3 hingga fase 5 nan progresnya telah mencapai sekitar 80% dan ditargetkan beraksi tahun ini. Selain itu, pembangunan tahap awal pusat info JK7 dan JK8 juga telah dimulai untuk menambah kapabilitas jasa kolokasi perusahaan.
Rekomendasi Saham Hari Ini
PACK - Buy 228-232 | TP 238-242 | SL 216
SGER - Buy 436-440 | TP 446-450 | SL 414
SUNI - Buy 665-660 | TP 680-690 | SL 630
MDIA - Buy 124-127 | TP 129-131 | SL 117
DEWA - Buy 436-440 | TP 446-452 | SL 410
Disclaimer: Ingat, bahwa segala kajian dan rekomendasi saham dalam tulisan ini berkarakter informatif sekaligus bukan merupakan rayuan untuk membeli alias menjual saham tertentu.
(ang/ang)
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·