
5 Negara nan Melarang Perayaan Hari Valentine, Nomor 1 Arab Saudi (Foto: Times of India)
JAKARTA – Hari Valentine diperingati setiap 14 Februari dan identik dengan ungkapan kasih sayang melalui pemberian bunga, cokelat, alias bingkisan kepada orang terkasih. Perayaan ini telah dikenal sejak Abad Pertengahan dan sering disebut sebagai Hari Santo Valentine, nan berakar dari tradisi Kristen Barat serta sejarah Romawi Kuno.
Meski tidak termasuk hari libur nasional, Hari Valentine mempunyai makna budaya dan keagamaan bagi sebagian umat Kristiani, khususnya Gereja Katolik. Namun, tidak semua negara menerima seremoni ini. Di sejumlah negara, Hari Valentine dianggap bertentangan dengan nilai agama, budaya, alias ideologi negara, sehingga perayaannya dibatasi apalagi dilarang.
Berikut beberapa negara nan melarang alias membatasi seremoni Hari Valentine dilansir dari Wedded Wonderland.
1. Arab Saudi
Arab Saudi dikenal mempunyai patokan ketat mengenai norma sosial dan keagamaan. Menunjukkan kemesraan di ruang publik dianggap tidak pantas, sehingga seremoni Hari Valentine dinilai bertentangan dengan nilai nan dianut negara tersebut.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin women lainnya
5 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·