5 Negara yang Bebas Pajak Penghasilan, Apa Saja?

Sedang Trending 1 jam yang lalu

5 Negara nan Bebas Pajak Penghasilan, Apa Saja?

5 Negara nan Bebas Pajak Penghasilan, Apa Saja? (Foto: Freepik)

JAKARTA - 5 negara nan bebas pajak penghasilan, apa saja? Pajak penghasilan (PPh) merupakan pungutan atas penghasilan nan diterima pekerja dan menjadi salah satu sumber penerimaan negara. 

Di Indonesia, tarif tertingginya mencapai 35 persen, sedangkan di sejumlah negara Eropa, seperti Austria dan Denmark, tarif tertingginya melampaui 50 persen. 

Meski begitu, dari 146 negara dan wilayah nan dipantau PwC dalam pedoman info pajaknya, ada beberapa nan tidak memungut pajak penghasilan pribadi. 

Lantas, negara apa saja nan bebas pajak penghasilan? Berikut ini Okezone rangkum 5 negara nan bebas pajak penghasilan, Jakarta, Jumat (16/10/2026).

1. Uni Emirat Arab (UEA)

Menurut PwC Worldwide Tax Summaries, Uni Emirat Arab adalah federasi nan terdiri dari tujuh emirat, ialah Abu Dhabi, Dubai, Sharjah, Ajman, Umm Al-Quwain, Ras Al-Khaimah, dan Fujairah. Negara ini resmi berdiri pada 2 Desember 1971 dengan Abu Dhabi sebagai ibu kota. 

Didukung prasarana nan mapan, politik nan stabil, dan sistem perdagangan nan termasuk paling terbuka di Timur Tengah, UEA menjadi tujuan menarik bagi pelaku upaya dunia. Ekonominya pun sukses beranjak dari ketergantungan pada energi, sehingga sebagian besar PDB sekarang berasal dari sektor non-minyak. 

2. Qatar

Qatar dulunya merupakan protektorat Inggris nan terkenal terutama sebagai penghasil mutiara, dengan family Al-Thani sebagai penguasanya sejak pertengahan 1800-an. Kini negara tersebut berstatus merdeka dan kaya berkah minyak dan gas alamnya. Hasil dari kedua sumber daya tersebut membikin Qatar masuk ke dalam jejeran negara dengan pendapatan perkapita tertinggi dan pertumbuhan ekonominya termasuk nan tercepat. 

Qatar juga mempunyai persediaan gas alam terbesar ketiga di bumi nan diperkirakan cukup hingga abad ke-22, sementara persediaan minyaknya bisa menopang produksi saat ini selama bertahun-tahun. Pemerintah berupaya mengembangkan gas alam dan menarik investasi swasta serta asing di sektor non-energi, tetapi minyak dan gas tetap menyumbang sekitar separuh PDB. 

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com
↑