Jakarta, CNN Indonesia --
Kebakaran yang melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga di Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Jabar) tetap belum padam. Terhitung sudah lima hari kebakaran berjalan sejak Senin (7/9).
Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan area nan terbakar meluas ke wilayah Kota Bogor dengan cakupan area mencapai 7,1 hektare. Kebakaran sudah merembet hingga luar TPA.
"Awalnya 1,7 hektare, kemudian menjadi lima hektare. Sekarang jika digabung dengan wilayah Kota Bogor kurang lebih 7,1 hektare," kata Rudy, Jumat (11/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Rudy, api sudah tidak terlihat berkobar, namun tetap membakar di dalam timbunan sampah. Asap juga tetap mengepul.
"Kalau dilihat, apinya tidak terlihat. Namun, asap terus mengepul sedikit-sedikit dan di dalamnya rupanya tetap ada bara api. Kami bongkar satu per satu lampau didinginkan," ujar Rudy.
Wali Kota Bogor Dedie A Rachim meminta support pemerintah pusat untuk Operasi Modifikasi Cuaca agar mempercepat proses pemadaman.
"Jadi memang salah satu penanganan nan kudu dilakukan adalah modifikasi cuaca dengan menurunkan hujan, jika kemudian rupanya hujan alami tidak turun di wilayah Galuga. Itu nan kita coba usulkan kelak (pemerintah pusat)," ujar Dedie nan memantau langsung proses penanganan kebakaran berbareng Bupati Bogor Rudy Susmanto.
Pemadaman dilakukan dengan sejumlah metode termasuk menurunkan perangkat berat hingga menggunakan water bombing dari TNI AU.
"Kita koordinasi dengan Lanud ATS (Atang Sanjaya), untuk tetap dilakukan water bombing, Insya Allah tetap bakal dilakukan. Jadi multimethod lah ya, tidak mungkin dengan hanya hanya satu cara," ujar Dedie.
"Jadi memang kita berupaya semaksimal mungkin apa nan kita bisa lakukan, terutama dengan mengerahkan alat-alat berat, ditambah dengan penyemprotan. Tetapi tadi, harapannya hujan. Kalaupun kelak beberapa hari ke depan belum turun hujan, kita usulkan untuk modifikasi cuaca, agar bisa turun hujan di sini," tambahnya.
Wali Kota Bogor tersebut mengatakan titik api tetap terlihat di sejumlah lokasi. Api muncul dari bawah timbunan sampah setelah diurai menggunakan perangkat berat.
"Namun, seperti nan kita duga, api di letak tempat pembuangan akhir sampah ini kan seumpama sekam ada di dalam. Jadi, terlihat dari luar seperti tidak ada muncul api alias titik api, tetapi manakala kita gali, kemudian terlihat api," ujar Dedie.
Baca selengkapnya di sini.
(knf/isn)
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·