5 Fakta Fitur Motion Assist Google, Bisa Kurangi Mabuk Perjalanan

Sedang Trending 44 menit yang lalu
5 Fakta Fitur Motion Assist Google, Bisa Kurangi Mabuk Perjalanan Google merilis Motion Assist di Android 17 untuk kurangi mabuk perjalanan saat main HP di mobil.(Dok. Nagacell)

GOOGLE secara resmi memperkenalkan fitur Motion Assist dalam pembaruan September Android Drop pada 1 September 2026. Fitur ini dirancang unik untuk membantu pengguna mengurangi rasa mual alias mabuk perjalanan (motion sickness) saat membaca alias menonton video di dalam kendaraan.

Berikut adalah 5 perihal utama nan perlu Anda ketahui mengenai fitur Motion Assist di Android:

1. Menggunakan Visual Gelembung Bergerak

Motion Assist bekerja dengan menampilkan komponen visual berupa gelembung alias titik-titik mini di tepi layar. Titik-titik ini bakal bergerak mengikuti arah pergerakan kendaraan untuk menyelaraskan apa nan dilihat mata dengan apa nan dirasakan oleh sensor keseimbangan tubuh pengguna.

2. Berbasis Sensor Gerak Real-Time

Fitur ini memanfaatkan sensor mobilitas (motion sensors) pada ponsel secara real-time. Pola aktivitas gelembung di layar bakal menyesuaikan secara otomatis saat kendaraan berakselerasi, mengerem, alias berbelok, sehingga otak mendapatkan petunjuk visual mengenai pergerakan bentuk kendaraan.

3. Aktivasi Otomatis dan Kustomisasi

Pengguna dapat mengatur agar Motion Assist aktif secara otomatis saat ponsel mendeteksi pengguna sedang berada di dalam kendaraan. Selain itu, Google menyediakan opsi kustomisasi untuk mengubah warna, bentuk, hingga tingkat transparansi gelembung agar tidak mengganggu kenyamanan visual saat menatap layar.

4. Syarat Penggunaan: Android 17

Fitur Motion Assist tidak tersedia untuk semua perangkat lama. Berdasarkan pengarsipan resmi, fitur ini memerlukan sistem operasi Android 17 alias nan lebih baru serta pembaruan Google Play Services terbaru. Pengguna dapat menemukannya melalui menu Settings > Profil Pengguna > All Services > Personal & device safety > Motion Assist.

5. Bukan Fitur AI

Penting untuk dicatat bahwa Motion Assist murni menggunakan sensor perangkat dan parameter visual, bukan kepintaran buatan (AI) seperti Gemini. Meskipun dirilis berbarengan dengan fitur berbasis AI lainnya, sistem pencegahan mabuk ini sepenuhnya mengandalkan info bentuk dari sensor mobilitas ponsel.

Catatan Penting: Google memperingatkan bahwa efektivitas fitur ini berbeda pada setiap orang. Pada sebagian mini pengguna, indikasi mabuk justru bisa memburuk. Fitur ini juga dilarang keras digunakan oleh pengemudi saat kendaraan sedang berjalan.

Langkah Google ini mengikuti jejak Apple nan sebelumnya telah merilis fitur serupa berjulukan Vehicle Motion Cues pada iOS 18 di tahun 2024. Dengan kehadiran Motion Assist, pengguna Android sekarang mempunyai solusi bawaan untuk tetap produktif alias terhibur selama perjalanan tanpa rasa mual. (Z-10)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia