
5 Bandara dengan Permintaan Avtur Tertinggi Jelang Lebaran 2026 (Foto: Okezone)
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) memastikan kesiapan avtur nasional dalam kondisi kondusif menjelang Hari Raya Lebaran 2026 alias Lebaran. Meski diprediksi terjadi lonjakan permintaan sebesar 3% selama periode Ramadhan dan Lebaran, Pertamina menyatakan stok dalam kondisi cukup dan terjaga.
VP Aviasi Fuel Business Pertamina Yosep Iswadi mengatakan, pihaknya telah mengantisipasi kenaikan konsumsi avtur dengan menjaga ketahanan stok nasional hingga 30 hari.
"Secara nasional, prediksi demand Avtur secara nasional bakal mengalami kenaikan 3% untuk masa periode Ramadan Idul Fitri ini. Dan kita Pertamina telah mempersiapkan menjamin supply dan ketahanan stok Avtur secara nasional di level 30 hari," katanya di Aviation Fuel Terminal (AFT) Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (25/2/2026).
Lonjakan Permintaan Avtur di 5 Bandara
Menurutnya, lonjakan permintaan diperkirakan terkonsentrasi di lima airport utama, ialah Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bandar Udara Internasional Juanda, Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin dan Bandar Udara Internasional Kualanamu.
Pertamina, kata Yosep, telah melakukan pengaturan stok untuk menjamin kesiapan avtur di momen krusial.
"Kita konsentrasi di lima airport tersebut dan alhamdulillah kita mulai dari sekarang sudah build up stock secara dari awal kita udah mulai build up stock," tegasnya.
Kesiapan Operasional
Selain penguatan stok, Pertamina juga memastikan kesiapan operasional melalui penyelenggaraan preventive maintenance guna menjaga keandalan sarana dan akomodasi lewat Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idulfitri. Koordinasi dengan pengelola airport dan maskapai penerbangan juga telah dilakukan, termasuk pemetaan agenda extra flight.
"Jadi secara overall, kenaikan 3% ini tetap dalam toleransi nan bisa kita persiapkan dengan baik aktivitas Satgas ini memang lebih ke pertama sih dari kita lebih konsentrasi pertama lebih ke monitoring supply aktivitas supply lantaran memang dengan kondisi tetap dalam periode banyaknya kondisi cuaca nan tidak tentu," jelasnya.
5 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·