4 Petugas Tewas di Bromo, Ahli Soroti Standar Operasi Pemadaman Karhutla

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

Binti Mufarida , Jurnalis-Minggu, 18 Oktober 2026 |02:01 WIB

4 Petugas Tewas di Bromo, Ahli Soroti Standar Operasi Pemadaman Karhutla

Karhutla Bromo menyantap korban jiwa (Foto: Tangkapan layar)

JAKARTA — Peristiwa tragis kebakaran rimba dan lahan (karhutla) di area Gunung Bromo pada 15 Oktober 2026 menjadi pengingat krusial bakal tingginya akibat nan dihadapi petugas pemadam di lapangan. Diketahui, sebanyak empat orang meninggal bumi dan dua orang mengalami luka bakar serius setelah terjebak kobaran api dan asap saat melakukan pemadaman.

“Kita menyampaikan duka cita mendalam kepada family korban serta penghargaan setinggi-tingginya atas pengabdian para petugas dan relawan,” ungkap Anggota Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia (IABI), Daryono, Sabtu (17/10/2026).

Daryono mengatakan, tragedi ini kudu menjadi momentum untuk memperkuat standar keselamatan dalam operasi pemadaman karhutla di seluruh Indonesia. Memadamkan api merupakan tugas kemanusiaan, tetapi menyelamatkan nyawa petugas adalah prioritas nan tidak boleh ditawar.

“Keberanian dan pengabdian kudu didukung prosedur keselamatan nan ketat, peralatan memadai, serta pengendalian operasi nan profesional,” katanya.

Daryono mengingatkan sejumlah aspek keselamatan nan wajib diterapkan secara ketat, di antaranya penilaian akibat sebelum operasi. Setiap tim wajib memahami arah dan kecepatan angin, kondisi cuaca, karakter vegetasi, kemiringan lereng, arah pergerakan api, serta potensi perubahan perilaku kebakaran secara mendadak.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com
↑