Taufik Fajar
, Jurnalis-Senin, 23 Maret 2026 |09:10 WIB

Rumah Subsidi (Foto: Okezone)
JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (KAI) berencana membangun rumah susun (rusun) subsidi sebanyak 2.200 unit di area Stasiun Manggarai, Jakarta, dengan konsep Transit Oriented Development (TOD) nan terintegrasi langsung dengan akses transportasi kereta api.
Berikut fakta-fakta rumah murah di dekat Stasiun Manggarai dan Depok nan dirangkum Okezone, Minggu (22/3/2026).
1. Proyek Hunian MBR
Proyek kediaman bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) ini direncanakan terdiri dari delapan tower nan dibangun dalam dua fase, ialah Blok G dan Blok F, dengan sasaran serah terima kunci pada awal 2027.
"Di mana masing-masing towernya itu adalah 12 lantai, total 8 tower, total unit nan bakal tersedia adalah 2.200 unit. Dimana waktu pengerjaannya bakal segera kita mulai, sehingga di awal tahun 2027 kita sudah bisa melakukan penyerahan kunci dari unit-unit tersebut," kata Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin, di area Manggarai.
2. Dibangun KAI
Dia menjelaskan, rusun nan dibangun oleh KAI ini mempunyai 2 tipe, ialah jenis 45 dan jenis 52.
Selain di Manggarai, KAI juga mencanangkan pembangunan kediaman serupa di tiga letak lainnya, ialah area Kiaracondong Bandung, Stasiun Dr. Karyadi Semarang, dan Stasiun Gubeng Surabaya.
"Kiaracondong itu nantinya bakal menempati lahan sebesar 7.600 meter persegi dengan total kediaman 753 unit nan terdiri dari 2 tower. Semarang Dr. Karyadi, itu 1,2 hektar nan bakal dibangun 1.042 unit hunian, 2 tower, 42 lantai. Surabaya, letak Stasiun Gubeng, 1.489 unit hunian, 2 tower, menempati 1,2 hektar lahan dan 52 lantai," tambahnya.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·