341 Turis Asing Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal: Warga India hingga Malaysia

Sedang Trending 49 menit yang lalu
Pemandangan rumah-rumah nan tertutup lumpur setelah banjir bandang di Trishuli, distrik Nuwakot, Nepal, Rabu (26/8/2026). Foto: Navesh Chitrakar/REUTERS

Otoritas Nepal tetap mencari ratusan korban nan lenyap akibat banjir bandang nan melanda negeri itu Rabu (26/8). Dari info mereka, ada 341 turis asing nan turut lenyap akibat musibah itu.

Kebanyakan mereka adalah para petualang dan wisatawan, serta para pendaki pegunungan Himalaya dan Gunung Everest.

Berikut daftarnya, dirangkum dari AFP:

India

Warga India menjadi golongan penduduk asing nan paling banyak dilaporkan hilang. Nepal Tourism Board mencatat 142 penduduk India belum diketahui keberadaannya.

Mereka diketahui mengikuti perjalanan wisata nan diselenggarakan oleh Samrat Tours & Travels, Leaf Holiday, dan Himalayan Glacier.

Ukraina

Kementerian Luar Negeri Ukraina menyebut Polisi Pariwisata Nepal menginformasikan bahwa 53 penduduk Ukraina diduga lenyap akibat banjir.

Jumlah itu termasuk 46 visitor Ukraina dalam satu rombongan nan kehilangan kontak dengan otoritas Nepal.

Malaysia

Sebanyak 17 penduduk Malaysia nan melakukan perjalanan berbareng Fishtail Tours & Travels juga dilaporkan hilang.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Malaysia menyatakan Kedutaan Besar Malaysia di Kathmandu menerima laporan dari pemasok perjalanan nan menyebut mereka kehilangan kontak dengan 11 penduduk Malaysia nan diyakini berada di Distrik Rasuwa, salah satu wilayah nan terdampak paling parah.

Rumah rusak akibat banjir bandang di Trishuli di distrik Nuwakot, Nepal, Rabu (26/8/2026). Foto: Navesh Chitrakar/REUTERS

Inggris

Nepal Tourism Board melaporkan 12 penduduk Inggris nan melakukan perjalanan berbareng pemasok Alpine Eco Trek hingga sekarang belum ditemukan.

Korea Selatan

Otoritas Korea Selatan mengkonfirmasi delapan pekerja proyek pembangkit listrik tenaga air kehilangan kontak di Distrik Rasuwa setelah banjir terjadi.

Afrika Selatan

Empat penduduk Afrika Selatan nan tergabung dalam rombongan Alpine Eco Trek juga dilaporkan hilang.

Amerika Serikat

Tiga penduduk Amerika Serikat nan melakukan perjalanan dengan Fishtail Tours & Travels belum diketahui keberadaannya.

Portugal

Kementerian Luar Negeri Portugal menyatakan seorang wanita dan seorang laki-laki penduduk negaranya lenyap akibat banjir tersebut.

“Kami terus memantau situasi dari menit ke menit,” kata ahli bicara kementerian itu kepada AFP.

Warga berdiri di dekat rumah-rumah nan tertutup lumpur dan jalan, setelah banjir bandang di Trishuli, distrik Nuwakot, Nepal, Rabu (26/8/2026). Foto: Navesh Chitrakar/REUTERS

Australia dan Belanda

Satu penduduk Australia nan mengikuti perjalanan berbareng Kathmandu Holiday Tours & Travel dilaporkan hilang.

Nepal Tourism Board juga mencatat seorang penduduk Belanda nan berjalan dengan perusahaan wisata nan sama belum ditemukan.

Italia

Kementerian Luar Negeri Italia menyebut dua penduduk negaranya beserta seorang pemandu terjebak di wilayah hulu nan terisolasi akibat longsor. Namun, mereka dilaporkan telah menerima bantuan.

Kementerian itu menyatakan mengetahui ada sekitar 90 penduduk Italia nan berada di Nepal dan Tibet, tetapi belum dapat memastikan apakah ada di antara mereka nan terdampak bencana.

Kewarganegaraan Belum Diketahui

Sejumlah operator wisata juga melaporkan adanya visitor asing nan hilang, tetapi kebangsaan mereka belum dapat dipastikan.

Mereka terdiri dari 77 orang nan terdaftar dalam Trekkers Society, 26 orang dari Kailash Journey, dan delapan orang dari Richa Tours & Travels.

Warga Nepal

Selain penduduk asing, Nepal Tourism Board juga melaporkan 93 penduduk Nepal tetap dinyatakan lenyap hingga saat ini.

Tim penyelamat tetap melakukan pencarian di sejumlah wilayah terdampak banjir dan longsor, terutama di area pegunungan dekat perbatasan Nepal-Tibet nan mengalami kerusakan paling parah akibat musibah tersebut.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan