3 Bocah Bobol 5 Toko HP di Padang, Diburu Polisi Malah Masuk Markas TNI

Sedang Trending 37 menit yang lalu
Tangkapan layar 3 bocah membobol lima toko HP di Plaza Andalas, Padang, Sumatera Barat, tertangkap saat masuk ke markas TNI AL. Foto: Dok. Polresta Padang

Tiga orang anak di bawah umur nekat melakukan tindakan pencurian dengan membobol lima toko handphone di pusat perbelanjaan Plaza Andalas, Kota Padang, Sumatera Barat. Aksi bocah-bocah ini terekam CCTV dan viral di media sosial.

"Dari laporan nan kami terima, kurang lebih ada lima toko dibobol untuk dua kali kejadian," ujar Kasubnit Buser Polresta Padang, Ipda Ryan Fermana saat dikonfirmasi, Selasa (25/8).

Pencurian nan dilakukan para bocah tersebut pertama kali dilakukan pada Jumat (21/8). Lalu mereka kembali melancarkan tindakan keduanya pada Senin (24/8).

Ryan menyebut, seluruh rangkaian tindakan para 'bocil' ini terekam CCTV. Rekaman inilah nan kemudian menjadi petunjuk kepolisian melakukan penyelidikan.

"‎‎Setelah mengidentifikasi para pelaku melalui rekaman CCTV, kami langsung melakukan pengejaran di beberapa area di Kota Padang, mulai Marapalam, Jati, hingga Gunung Pangilun," kata dia.

Malah Masuk Markas TNI AL

Tangkapan layar 3 bocah membobol lima toko HP di Plaza Andalas, Padang, Sumatera Barat, tertangkap saat masuk ke markas TNI AL. Foto: Dok. Polresta Padang

Kepolisian kemudian memperoleh info bahwa para pelaku bergerak ke arah Bungus Teluk Kabung. Namun, saat pengejaran sempat kehilangan jejak.

Pengejaran kemudian menemukan titik terang, setelah polisi mendapat info dari jejeran TNI Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) II Padang, nan melaporkan anak-anak ini masuk markas.

"Rekan-rekan TNI AL menginformasikan kepada kami, sehingga kami berkoordinasi dan mendatangi lokasi. Ternyata benar, tiga anak nan masuk ke markas TNI merupakan pelaku nan teridentifikasi melakukan pencurian di Plaza Andalas," tutur Ryan.

Ryan menambahkan, kepolisian tetap melakukan pendataan dan penelusuran terhadap peralatan hasil curian. Dari handphone nan dicuri, satu unit disebut tetap berada di wilayah Surian, Solok.

Sementara satu unit lainnya telah dijual melalui marketplace. ‎Uang hasil pencurian juga tidak seluruhnya sukses disita, lantaran sebagian telah digunakan oleh para pelaku.

‎‎Ryan menyebutkan, sebagian duit tersebut digunakan untuk membeli satu unit sepeda motor. Sementara sebagian lainnya digunakan untuk bermain warnet dan kebutuhan lain.

‎Berstatus ABH

Ryan mengungkapkan, seluruh pelaku nan diamankan tetap anak di bawah umur. Penanganan perkara selanjutnya, bakal memperhatikan ketentuan norma nan berlaku.

"Statusnya sekarang anak nan berhadapan dengan norma alias ABH," ucapnya.

Lanjut Ryan, kepolisian tetap melakukan pendalaman untuk mengungkap secara utuh rangkaian pencurian, termasuk peran masing-masing pelaku serta keberadaan barang-barang hasil kejahatan nan belum ditemukan.

‎"Kasus ini menjadi perhatian lantaran dalam dua tindakan pencurian sedikitnya lima toko menjadi sasaran. Sementara para pelakunya rupanya tetap berumur di bawah umur," pungkasnya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan