Jakarta -
KCIC terus melakukan patroli dan pengamanan di sepanjang jalur Kereta Cepat Whoosh sebagai upaya menjaga keselamatan perjalanan. Sepanjang tahun 2026, petugas KCIC sukses menurunkan dan mengamankan 3.333 layang-layang nan diterbangkan di sekitar jalur operasional Whoosh.
Aktivitas penertiban meningkat pada Juni dengan tercatat 1.395 layang-layang diamankan seiring meningkatnya aktivitas bermain selama periode libur sekolah. Sebagian besar penertiban dilakukan di wilayah Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi, dan Kabupaten Bandung.
Layang-layang maupun benangnya mempunyai potensi membahayakan operasional kereta sigap andaikan tersangkut pada jaringan listrik aliran atas nan menjadi sumber pasokan listrik bagi Whoosh. Gangguan pada jaringan tersebut dapat memengaruhi keselamatan dan kelancaran perjalanan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Oleh lantaran itu, KCIC secara rutin melakukan patroli dan penertiban sebagai langkah pencegahan sebelum layang-layang menimbulkan akibat terhadap operasional. General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan keselamatan perjalanan Whoosh merupakan prioritas utama KCIC.
Untuk itu, KCIC secara konsisten memperkuat patroli, sosialisasi, dan edukasi kepada masyarakat mengenai ancaman bermain layang-layang di sekitar jalur kereta cepat, terutama pada periode ketika aktivitas tersebut meningkat.
"Data penertiban menunjukkan bahwa aktivitas bermain layang-layang tetap cukup tinggi di sejumlah wilayah di sekitar jalur Whoosh. Karena itu, kami terus meningkatkan patroli, sosialisasi, dan penertiban sebagai langkah pencegahan agar tidak mengganggu operasional kereta cepat. Keselamatan perjalanan merupakan tanggung jawab berbareng nan memerlukan support seluruh masyarakat," ujar Eva dalam keterangan tertulis, Rabu (23/7/2026).
Patroli dilakukan oleh KCIC berbareng TNI, Polri, dan pemerintah wilayah setempat, dengan mengedepankan pendekatan persuasif melalui edukasi, penertiban layang-layang, serta pembagian bola dan perangkat olahraga lainnya kepada anak-anak sebagai pengganti aktivitas bermain nan tetap menyenangkan dan lebih kondusif bagi perjalanan Whoosh.
Pelaksanaan sosialisasi dan penertiban tersebut juga didukung oleh Surat Edaran Wali Kota Cimahi Nomor 19 Tahun 2025, serta Surat Edaran Bupati Bandung Barat Nomor 2014 Tahun 2025 nan mengimbau masyarakat untuk tidak bermain layang-layang dalam radius 3 kilometer dari jalur Kereta Cepat Jakarta-Bandung.
Surat info tersebut menjadi dasar bagi KCIC berbareng pemerintah wilayah dalam melakukan edukasi, sosialisasi, serta penertiban aktivitas bermain layang-layang di sekitar jalur Whoosh.
Selain patroli di lapangan, pemantauan juga dilakukan secara berlapis selama operasional berlangsung. Petugas pengamanan dan operasional rutin melakukan inspeksi di sepanjang jalur, sementara masinis turut melakukan pemantauan selama perjalanan.
Apabila ditemukan aktivitas layang-layang nan berpotensi mengganggu operasional, info segera diteruskan kepada petugas di lapangan agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.
"Kami membujuk seluruh masyarakat untuk tidak bermain layang-layang di sekitar jalur kereta sigap serta mengingatkan anak-anak agar memilih letak bermain nan kondusif dan jauh dari jalur Whoosh. Dukungan masyarakat sangat krusial untuk menjaga perjalanan Whoosh tetap aman, nyaman, andal, dan tepat waktu bagi seluruh penumpang," tutup Eva.
(acd/acd)
3 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·