BRIN(Dok. Medcom)
BADAN Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mencatat, dalam kurun 2025 hingga awal 2026, sedikitnya 29 jenis baru flora Indonesia sukses dideskripsikan secara ilmiah oleh para peneliti BRIN dan kolaboratornya.
Berbagai jenis baru tersebut berasal dari beragam golongan tumbuhan, mulai dari Rafflesia, Begonia, Homalomena, Rhododendron, Nepenthes, hingga anggrek (Orchidaceae) nan ditemukan di beragam wilayah Indonesia.
Penemuan ini memperlihatkan bahwa Indonesia tetap menyimpan potensi biodiversitas nan sangat besar dan belum sepenuhnya terungkap.
Kepala BRIN, Arif Satria menegaskan bahwa proses penemuan jenis baru memerlukan kerja ilmiah nan panjang dan kompleks. Mulai dari ekspedisi ke area rimba dan wilayah terpencil, pengumpulan spesimen, kajian morfologi dan molekuler, hingga publikasi di jurnal internasional sebagai pengakuan ilmiah global.
"Penemuan jenis baru tidak terjadi secara instan. Dibutuhkan dedikasi para peneliti, kerja lapangan nan berat, serta support riset nan berkelanjutan. Karena itu, penguatan kapabilitas sains taksonomi dan eksplorasi biodiversitas kudu menjadi perhatian bersama," kata Arif, Minggu (24/5).
Menurut Arif, tantangan konservasi biodiversitas saat ini semakin kompleks akibat perubahan penggunaan lahan, perubahan iklim, polusi, jenis invasif, hingga pemanfaatan sumber daya alam nan tidak berkelanjutan. Kondisi tersebut menyebabkan banyak jenis terancam punah apalagi sebelum sempat dikenali secara ilmiah.
“Karena itu, riset biodiversitas kudu menjadi bagian dari agenda strategis nasional. Kita tidak hanya berbincang tentang konservasi tumbuhan, tetapi juga tentang menjaga sumber pengetahuan, ketahanan ekosistem, dan masa depan generasi mendatang,” tegasnya.
Melalui Exposing New Species – Flora, BRIN berambisi masyarakat semakin mengenal kekayaan tanaman Indonesia sekaligus tumbuh kesadaran kolektif untuk melindungi keanekaragaman hayati sebagai aset bangsa nan tak ternilai.
Kegiatan ini sekaligus memperlihatkan bahwa riset biodiversitas Indonesia terus berkembang dan memberi kontribusi krusial bagi pengetahuan pengetahuan global.
Diketahui sepanjang periode 1967 hingga 2025, para peneliti BRIN berbareng mitra nasional dan internasional telah sukses menemukan sebanyak 1.583 jenis baru, dengan 712 di antaranya merupakan flora. (H-3)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·