2 Pelaku Curanmor Tembak Tukang Ojek Matraman Ditangkap di Lampung Timur

Sedang Trending 18 jam yang lalu

Jakarta -

Polda Metro Jaya sukses menangkap dua maling sepeda motor yang menembak pengemudi ojek di Matraman, Jakarta Timur (Jaktim). Keduanya ditangkap di wilayah Lampung Timur.

Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin menjelaskan, kedua pelaku ditangkap oleh tim Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Kedua pelaku ditangkap kemarin, Jumat (24/7) sekitar pukul 10.00 WIB.

"Tim sukses mengamankan dua orang pelaku di wilayah Lampung Timur," jelas Kombes Iman kepada wartawan, Sabtu (25/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Iman menjelaskan, kedua pelaku ialah ENR (23) dan RDS (21) berbagi peran dalam menjalankan aksinya. ENR bertindak sebagai penyelenggara sekaligus nan menembak pengemudi ojek, sedangkan RDS merupakan pengendara.

"Salah satu pelaku merupakan penyelenggara nan melakukan penembakan terhadap korban, sementara pelaku lainnya berkedudukan sebagai pengendara," kata Iman.

Dari penangkapan keduanya, polisi turut menyita peralatan bukti senjata api nan diduga digunakan untuk menembak pengemudi ojek. Senjata api diduga rakitan itu disita tetap komplit dengan satu butir peluru kaliber 9 milimeter.

"Petugas menyita satu pucuk senjata api rakitan jenis revolver berwarna perak dan satu butir peluru kaliber 9 milimeter," terang Iman.

Kedua pelaku sekarang tetap menjalani pemeriksaan. Polisi turut mendalami asal-usul senjata api tersebut serta kemungkinan keterlibatan mereka dalam tindak pidana lainnya.

Kedua pelaku dijerat Pasal 479 juncto Pasal 17 KUHP tentang percobaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan.

Kronologi Penembakan Ojol

Peristiwa pencuri sepeda motor berujung penembakan terhadap ojek tersebut terjadi di Jalan Salemba Utan Barat, Palmeriam, Matraman, Jakarta Timur, Sabtu (18/7) sekitar pukul 12.22 WIB. Mulanya, pemilik motor saat itu mendengar bunyi langkah kaki dan memandang dua orang berupaya mengambil sepeda motor miliknya.

"Selanjutnya, saksi mengetuk pintu dari dalam hingga kedua pelaku melarikan diri. Ketika hendak mengejar, saksi memandang salah satu pelaku mengeluarkan senjata api sehingga memilih mengurungkan niatnya dan berteriak meminta pertolongan," jelas Iman.

Mendengar teriakan 'maling' dari pemilik motor, pengemudi ojek nan menjadi korban penembakan, mencoba untuk memberikan bantuan. Pengemudi ojek tersebut berupaya menghadang kedua pelaku.

"Salah satu pelaku kemudian melepaskan tembakan nan mengenai paha kanan korban. Setelah itu, kedua pelaku melarikan diri dari letak kejadian," tutur Iman.

Sebelumnya diketahui, tindakan komplotan dua orang maling ini juga diketahui oleh saksi mata di lokasi, Evi (57). Dilansir Antara, Evi mengatakan saat itu korban sedang menunggu penumpang nan membeli obat. Situasi di Jalan Palmeriam, Matraman, cukup ramai.

"Jadi (korban) ngalang-ngalangin itu motor malingnya. Pas sudah dihalangi, langsung bunyi, 'dor' tembakan tuh. Saya langsung bilang, lah, ditembak, ditembak," kata Evi dilansir Antara, Senin (20/7).

Evi mengaku mendengar teriakan 'maling' dari arah Pasar Palmeriam sebelum terjadi penembakan. Selain itu, dia memandang lebih dari sepuluh penduduk mengejar dua terduga pelaku tersebut.

Korban sempat terbaring di letak akibat luka tembak pada bagian paha sehingga mengeluarkan banyak darah.

"Tadinya tidak jatuh tuh. Pas saya teriak, 'berdarah itu, darah, darah, darah' saya gitu, langsung, jatuh itu orang (tidak mati), langsung dibawa puskesmas dulu, tapi tidak diterima, dibawa ke rumah sakit," terang Evi.

Menurut Evi, pelaku menembakkan senjatanya ke arah korban saat mengendarai sepeda motor, kemudian melarikan diri ke arah Jalan Matraman Raya. Wajah pelaku tak terlihat jelas lantaran tertutup masker.

Sementara itu, pemilik motor Ilham (28) menceritakan peristiwa penembakan itu bermulai saat penduduk mengejar dua terduga pelaku pencuri nan melarikan diri setelah mencuri motor RX King di sebuah kos nan tidak jauh dari letak penembakan. Pencurian itu diketahui oleh pemilik motor tersebut.

Saat itu, Ilham tengah memasak, lampau mendengar bunyi dari luar bilik dan mengira ada kurir paket nan datang. Kedua pelaku diketahui kandas membawa kabur motornya lampau melarikan diri.

(kuf/whn)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News